AYOJAKARTA.COM---Kepadatan arus mudik dan arus balik Lebaran 2023 mudah diurai, bersamaan dengan liburan yang usai, Menteri Perhubungan buka suara.
Lancar dan lebih baik dari periode mudik sebelumnya, Menhub buka suara atas pencapaian yang diraih. Pemerintah dan pihak lainnya telah bekerja sama untuk mengatur rekayasa lalu lintas selama masa Lebaran tahun ini.
Dikutip oleh ayojakarta.com melalui kanal Youtube Metro TV pada 1 Mei 2023, Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa rekayasa tersebut telah berjalan sesuai rencana.
Baca Juga: Puncak Arus Balik, Dishub Cirebon Catat 50 Ribu Kendaraan Lewati Pantura!
Melalui konferensi pers yang dilaksanakan bersamaan dengan Hari Buruh Internasional atau May Day yang jatuh pada 1 Mei 2023, Menhub Budi menyatakan bahwa kolaborasi dari berbagai pihak telah memungkinkan pelaksanaan rekayasa lalu lintas yang sukses.
“Alhamdulillah, ini disebut sukses karena adanya peran berbagai pihak termasuk media yang telah memberikan informasi terupdate seputar arus mudik dan arus balik,” ujar Menteri Perhubungan.
Kemenhub bekerja sama dengan Polri, Jasa Raharja, dan Jasa Marga untuk mengatur arus lalu lintas selama masa libur Lebaran tahun 2023.
Ada tiga skema rekayasa lalu lintas yang telah dijalankan selama masa Lebaran. Skema-skema tersebut adalah one way, contraflow, dan ganjil genap.
Ketiga skema ini telah diterapkan sebelum Lebaran dan hingga hari ini, hasilnya terbukti dapat mengurai kepadatan di sejumlah episentrum kemacetan.
Menurut Menhub Budi, dengan diterapkannya sistem satu arah dari GT Cikatama menuju Kalikangkung atau sebaliknya, para pemudik dapat memangkas waktu perjalanan mereka sekitar 1 jam.
Bahkan, para pemudik masih dapat memacu kendaraan mereka dengan kecepatan 70km/jam.
Baca Juga: INFO MUDIK! Jadwal Lengkap Ketentuan Waktu Rekayasa Lalu Lintas Arus Balik Periode 2
“Sebelumnya dari Gerbang Tol Kalikangkung Cikampek bisa 7 jam, sekarang hanya enam jam. Pengguna juga bisa melaju higga 70 km/jam,” jelas Menhub Budi.
Rekayasa lalu lintas yang dilakukan oleh pemerintah dan pihak lainnya juga melibatkan banyak pihak. Diharapkan adanya pelebaran jalan untuk kedepannya agar kepadatan lebih terurai dan terdistribusi dengan baik.
Menhub Budi juga menambahkan bahwa pihak-pihak yang terlibat dalam rekayasa lalu lintas telah bekerja keras untuk memastikan keselamatan para pemudik selama masa Lebaran.
Mereka telah melakukan berbagai upaya untuk meminimalkan risiko kecelakaan dan mengatasi kemacetan di jalan.
Baca Juga: Hati-hati Puncak Arus Balik Hari Ini! 43.000 Pemudik Datang di Stasiun Pasar Senen
Resiko kecelakaan dan korban meninggal dunia yang turun drastis menjadi pencapaian yang baik pasca program Mudik dan Balik Lebaran 2023 ini usai.
Dalam kesimpulannya, Menhub Budi menyatakan bahwa rekayasa lalu lintas yang telah dilakukan selama masa Lebaran tahun ini telah berhasil dan berjalan sesuai rencana.
Menhub juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas selama masa libur Lebaran tahun ini.***

Share this article
Ada tiga skema rekayasa lalu lintas yang telah dijalankan selama masa Lebaran yakni one way, contraflow, dan ganjil genap