AYOJAKARTA.COM - Perihal Tunjangan Hari Raya (THR) di tahun 2023 ini masih menjadi perbincangan hangat di kalangan ASN tak terkecuali tenaga honorer.
Sebelumnya, pemerintah telah mengumumkan besarnya Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji 13 bagi seluruh ASN baik itu PNS, PPPK, TNI, Polri, pejabat negara lain serta pensiunan.
Namun tidak disebutkan THR untuk para tenaga honorer.
Memang pada dasarnya, THR diperuntukan untuk ASN bukan honorer.
Meskipun tidak mendapatkan THR, namun ada hadiah yang lebih baik yang akan diberikan kepada tenaga honorer.
Hadiah tersebut memang bukan berupa uang namun berupa kabar menggembirakan yang datang dari Menteri Pendayagunaan dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB).
Penasaran kabar gembira seperti apa yang datang dari Menpan RB?
Simak sampai selesai artikel ini agar tidak gagal paham.
Dikutip ayojakarta.com dari menpan.go.id pada Sabtu (8/4/2023), sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan Kementerian Pendayagunaan dan Reformasi Birokrasi.
Yakni untuk membereskan permasalahan seputar tenaga non-ASN atau honorer.
Baca Juga: Siap-siap! Pengumuman Seleksi PPPK 2022 akan Segera Diumumkan Besok
Hal ini mengingat bahwa di bulan November 2023 mendatang ada kemungkinan honorer akan dihapuskan.
“Bapak Presiden Jokowi berharap ini ada jalan atau opsi terbaik. Tadi pagi beliau juga kembali menginstruksikan,” ujar Menpan RB Abdullah Azwar Anas pada Kamis (23/2/2023).
“Artinya tenaga honorer ini benar-benar dipikirkan opsi terbaiknya oleh pemerintah sesuai arahan presiden,” sambungnya.
Menindaklanjuti hal tersebut, Menpan RB kemudian bergegas menjalankan arahan yang telah diberikan oleh Jokowi.
Baca Juga: Berikut Link Daftar Lengkap Lokasi Penukaran Uang Baru 2023 Seluruh Indonesia
Saat memberikan keterangan pers setelah sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara pada 2 Maret 2023, Menpan RB Abdullah Azwar Anas mengungkapkan bahwa saat ini pemerintah sedang memfinalisasi sejumlah opsi untuk penataan tenaga non-ASN atau yang biasa disebut sebagai honorer.
Dalam penyampaiannya, Abdullah Azwar Anas menyebut bahwa sebelumnya Presiden Joko Widodo telah memerintahkan dirinya untuk mencari jalan keluar atas permasalahan tersebut.
Apalagi menurutnya tenaga honorer ini memang memang memiliki peran yang cukup bagi masyarakat dalam mengabdikan dirinya di pemerintahan.
Peran di sini tidak lain terkait dengan pelayanan publik kepada masyarakat.
Baca Juga: Berkah Ramadan, Puan Maharani Serahkan Ribuan Paket Sembako bagi Tenaga Honorer di Lingkungan DPR RI
Maka dari itu ia akan mencari jalan terbaik sehingga bisa diterima oleh semua pihak.
“Secara faktual, memang tenaga non-ASN berperan dalam pelayanan publik, sangat membantu dalam penyelenggaraan pelayanan publik seperti soal pendidikan, kesehatan, maupun pelayanan publik lainnya,” jelas Abdullah Azwar Anas.
Dalam mencari solusi, Menpan RB bersama dengan DPR, DPD, Apkasi Apeksi, APPSI, BKN serta perwakilan dari honorer.
Ia pun membeberkan ada beberapa opsi yang telah didiskusikan dengan beberapa pihak tersebut, salah satunya terkait dengan pengangkatan honorer dengan skala prioritas.
Baca Juga: Wajib Tahu! Menpan RB Bocorkan Nasib Honorer Masa Depan Ditentukan oleh 3 Aspek ini..
Opsi selanjutnya yakni pengangkatan secara keseluruhan tenaga honorer.
Maka dari itu, tenaga honorer berkesempatan besar bisa menjadi ASN.
Pernyataan Menpan RB ini tentunya membawa angin segar kepada para honorer.
Juga sebagai hadiah di saat THR tahun 2023 tidak dianggarkan untuk para honorer.
Kita berdoa semoga pengangkatan honorer akan cepat dilaksanakan dan nyata terjadi bukan hanya janji belaka.***

Share this article
Jangan sedih dulu jika tak dapat THR 2023, Menpan RB beri hadiah yag lebih baik bagi para honorer, apa itu?