AYOJAKARTA.COM – Menko Polhukam Mahfud MD membongkar adanya transaksi janggal di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Setelah sebelumnya Mahfud MD menyebut transaksi janggal itu senilai Rp300 triliun.
Dalam konferensi pers yang digelar pada 20 Maret 2023, Mahfud MD menyatakan ada kenaikan total transaksi janggal menjadi Rp349 triliun.
Mendengar hal tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni menyayangkan hal tersebut.
Karena transaksi janggal dengan nilai yang fantastis tersebut dihitung dari 2009.
“Tapi yang kita sayangkan adalah informasi terkait PPATK itu dari 2009 sampai 20022,” kata Ahmad Sahroni.
Ia menilai timbulnya transaksi yang sangat besar itu karena dihitung selama 14 tahun.
“Informasi dari sepanjang 14 tahun ini, ini kan kesimpulan dari transaksi yang menyebabkan akhirnya terjadilah transaksi besar ini,” ungkap DPR RI, dikutip dari YouTube tvOneNews pada Selasa, 21 Maret 2023.
Tidak hanya itu, Ahmad Sahroni juga menyayangkan transaksi tersebut tidak diungkap secara rinci per tahunnya.
Baca Juga: Gaduh Soal Rp 300 Triliun di Kemenkeu, PPATK Sebut Bukan Korupsi, Lantas Apa? Simak Penjelasannya!
“Dari 14 tahun transaksi dalam masa yang ada dari kementerian dan Lembaga, tidak disikapi per tahun, tapi dihitung dari 2009 sampai 2022, makanya nilainya sangat fantastis,” tutur Ahmad Sahroni.
Dengan begitu, dalam rapat yang akan digelar bersama Komisi III DPR RI, Ahmad berharap bisa diselesaikan masalah tersebut, sehingga tidak melebar ke mana-mana.
“Kita berharap besok rapat dengan Komisi III, bisa diselesaikan dengan segera informasi kegaduhan ini untuk tidak melebar ke mana-mana,” sebut Ahmad.
Ahmad Sahroni menuturkan bahwa Komisi DPR RI akan menggelar rapat, dan menyampaikan hasil rapat bersama Mahfud MD pada Jumat pekan ini.
“Makanya kami dengar Pak Mahfud yang menyampaikan, pada Jumat nanti kita undang Pak Mahfud,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menilai transaksi janggal ini atas dasar dugaan yang bisa saja salah.
“Apalagi tadi Bu Sri Mulyani mengatakan ada aparat penegak hukum, ini kan ada lagi temuan, jadi jangan sampai kegaduhan Republik ini atas dasar dugaan yang mungkin bisa benar dan mungkin bisa tidak,” pungkas Ahmad.***

Share this article
Menko Polhukam Mahfud MD membongkar adanya transaksi janggal di lingkungan (Kemenkeu), anggota DPR Ahmad Sahroni beri komentar.