AYOJAKARTA.COM--Ramadan 2023 hanya tinggal menghitung hari, Ustaz Abdul Somad kembali menyampaikan persoalan-persoalan yang sering ditanyakan kaum muslim salah satunya perihal hukum mencicipi makanan yang dimasak sebelum berbuka.
Ustaz Abdul Somad menyadari bahwa kaum muslim terutama muslimah merupakan hal biasa untuk menyiapkan makanan sebelum berbuka, namun biasanya muslimah takut untuk mencicipi masakannya karena khawatir bisa membatalkan puasa.
Tetapi Ustaz Abdul Somad juga mengerti jika memasak tanpa mencicipinya maka dikhawatirkan rasanya tidak sesuai dengan yang diinginkan.
Diketahui bahwa puasa merupakan menahan diri dari makan, minum dan hawa nafsu dari terbit fajar yaitu adzan subuh hingga terbenamnya matahari yaitu adzan maghrib.
Ustaz Abdul Somad menjelaskan bahwa menurut Mahsab Hambali, mencicipi makanan yang dimasak sebelum berbuka puasa diperbolehkan dan tidak membatalkan puasa.
Sebab diyakini bahwa makanan yang dimasak yang dicicipi hanya di ujung lidah saja, tidak sampai masuk ke tenggorokan dan tertelan.
“Mahsab Hambali mengatakan tak batal karena dia tak masuk ke rongga, tak masuk ke dalam, hanya di ujung lidah,” ujar Ustaz Abdul Somad, dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube HimmahKu (3/3/2023).
Ustaz Abdul Somad menjelaskan bahwa melalui ujung lidah saja sudah bisa merasakan rasa makanan. Jadi setelah merasakan, bisa segera meludahkannya.
Namun Ustaz Abdul Somad sendiri tidak mengamalkannya dengan alasan hal tersebut membuka pintu celah batalnya puasa, ia merasa lebih baik menghindari hal itu.
Jika ada kaum muslim yang ingin mengamalkannya maka boleh saja, Ustaz Abdul Somad memastikan itu tidak salah.
Jadi tidak perlu khawatir jika ada muslimah yang mencicipi masakannya sebelum berbuka puasa. Tapi bisa lebih baik lagi jika tidak melakukannya.
Selain mengingatkan hukum mencicipi makanan yang di masak sebelum berbuka, Ustaz Abdul Somad juga menyampaikan hidangan yang paling disukai oleh Nabi Muhammad SAW untuk membatalkan puasa.
Baca Juga: Pesan Mbah Moen: Empat Hal untuk Bekal Hidup di Akhir Zaman, Salah Satunya Dzikir
Hidangan tersebut adalah air kurma, biasanya air kurma dibuat dengan kurma kering yang disiram dengan air panas dan didiamkan selama 2 jam agar air dan kurma lebih menyatu.
Ini adalah minuman yang baik bagi pembatal puasa terlebih karena rasanya yang manis dan sangat dianjurkan.
Ustaz Abdul Somad juga memberi nasihat agar kaum muslim tidak minum es saat membatalkan puasa karena tidak baik untuk usus yang kondisinya kering setelah seharian penuh puasa.***

Share this article
Ustaz Abdul Somad menjelaskan bahwa menurut Mahsab Hambali, mencicipi makanan yang dimasak sebelum berbuka puasa diperbolehkan dan tak batal