AYOJAKARTA.COM - Bakal calon wakil presiden (Bacawapres) pendamping Anies Baswedan semakin mengerucut.
Ketiga partai politik yang tergabung dalam koalisi perubahan pengusung Anies yakni Nasdem, Demokrat, dan PKS sepakat tidak membebani Anies dalam memilih pendamping.
Hasil survei yang dilakukan oleh beberapa lembaga survei menunjukkan adanya beberapa nama cawapres yang bersaing.
Baca Juga: Kapolri Listyo Sigit Prabowo Ternyata Jadi Bekingan Ferdy Sambo Dalam Kasus Brigadir J, Benarkah?
Misalnya dari Lembaga Survei Indikator Politik yang mengungkap hasil survei bacawapres Anies Baswedan.
Dikutip AyoJakarta.com dari Youtube Metro TV, berikut merupakan hasil survei Bacawapres Anies.
1. Ridwan Kamil (24,1%)
2. Sandiaga Uno (14,8%)
3. Agus Harimurti Yudhoyono (13,6%)
4. Erick Thohir (10,3%)
5. Khofifah Indar Parawansa (7,6%)
6. Jenderal Andika (5%)
7. Puan Maharani (3,9%)
8. Airlangga Hartanto (2%)
Sementara itu, Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera mengusulkan bacawapres Anies perlu memiliki basis yang kuat di provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur
Kekuatan tersebut dibutuhkan untuk menyeimbangkan kekuatan partainya yang mengklaim akan memenangkan Anies di Jawa Barat.
Berdasarkan kriteria tersebut, Mardani menyebut Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebagai sosok yang paling tepat untuk mendampingi Anies sebagai Bacawapres.
Di sisi lain, Deputi Bapilu DPP Demokrat, Kamhar Lakumani menjelaskan bahwa Demokrat telah memberikan kepercayaan penuh kepada Anies untuk memilih sosok pendampingnya.
Hal yang sama juga diungkap Ketua DPP Partai Nasdem, Sugeng Suparwoto
Ia menuturkan parpol anggota koalisi perubahan terus melakukan pembahasan tentang sosok pendamping Anies.
Sebelumnya, dalam Safari kebangsaan di Nusa Tenggara Barat, Anies membocorkan kriteria sosok cawapres yang cocok mendampinginya di Pilpres 2024.
Kriteria pertama yang disebutkan Anies ialah harus dapat memberikan kontribusi untuk kemenangan
Selain, itu calon pendamping yang diinginkannya juga harus dapat membantu memperkuat partai koalisi pendukung
Anies juga fokus terhadap proses pemerintahan yang harus berjalan efektif serta dapat bekerja sebagai dwi tunggal dan memiliki kesepahaman demi keadilan.***

Share this article
Hasil survei yang dilakukan oleh beberapa lembaga survei menunjukkan adanya beberapa nama cawapres yang bersaing.