AYOJAKARTA.COM - Arif Rachman jadi salah satu anak buah Ferdy Sambo yang terseret dalam kasus pembunuhan berencana.
Istri Arif Rachman, Nadia membongkar sikap Ferdy Sambo sebelum adanya kasus pembunuhan berencana pada Yosua.
Arif Rachman termasuk dalam tersangka kasus obstruction of justice dalam kasus Ferdy Sambo ini.
Sosok Arif Rachman menjadi terdakwa karena berusaha menutupi penyelelidikan kasus Ferdy Sambo.
Nadia sebagai istri Arif Rachman membeberkan jika suaminya terseret hingga menghancurkan karier.
Padahal, sebelum kejadian, sosok Ferdy Sambo dinilai Nadia sebagai pimpinan yang baik.
Baca Juga: Jelang Vonis, Wakil Ketua LPSK Ungkap 2 Amplop Coklat dari Staff Ferdy Sambo
"Saya rasa pak Ferdy Sambo sebelum adanya kasus ini, pemimpin yang baik," jelasnya.
"Saya rasa sebagai pemimpin bekerja yang baik," katanya lagi menambahkan dikutip AyoJakarta.com dari YouTube MetroTv pada Sabtu (4/2/2023).
Sehingga ia tak menyangka jika Ferdy Sambo tega menggeret puluhan anak buahnya.
Baca Juga: Geger! Mahfud MD Dikabarkan Berhasil Bongkar Kasus Suap Dibalik Sidang Ferdy Sambo, Benarkah?
Termasuk Arif Rachman yang menjadi bawahan Ferdy Sambo.
"Saya tidak mengira akan tega dengan anak buahnya ini," ucapnya tegas.
Buntut panjang dari kasus ini, Arif Rachman dipecat dari kepolisan.
"Menggeret semua dengan kebohongan, menjerumuskan kita semua dalam jurang yang luar biasa," ucap Nadia.
Diungkapkan jika hal ini tak hanya menggeret karier suaminya.
Namun juga kehidupan keluarganya hancur karena kassu Ferdy Sambo.
Baca Juga: Cetak Gol Debut Bersama Dewa United, Egy Maulana Vikri Tuai Pujian
"Bukan hanya menghancurkan karir tapi menghancurkan kehidupan baik suami juga keluarganya," tuturnya.
"Pasti juga hancur dengan adanya kasus ini," tandas Nadia.
Arif Rachman menyampaikan pledoinya pada Jumat (3/2/2023) kemarin.
Ia meminta dibebaskan dan bisa kembali bekerja di Kepolisian Republik Indonesia.***

Share this article
Nadia, istri dari Arif Rachman bongkar kebaikan dari Ferdy Sambo sebelum adanya kasus pembunuhan berencana ini, ungkap tak menduga tega.