AYOJAKARTA.COM – Gempa bumi merupakan salah satu bencana alam yang tidak dapat diprediksi. Gempa bumi baru-baru ini terjadi beberapa wilayah Indonesia, sejak tengah malam tadi, Rabu, 1 Februari 2023.
Dikutip oleh AyoJakarta.com melalui akun Twitter @infoBMKG, pada 1 Februari 2023, sejumlah daerah diguncang gempa.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat, gempa pertama mengguncang 114 km barat daya dari Tanggamus, Lampung. Gempa ini memiliki kedalaman 10 km dan berkekuatan 3,3 magnitudo pada 00.40 WIB.
Baca Juga: Adakah Gempa Akibat Cuaca? Inilah 12 Fakta Tentang Gempa Bumi dan Tsunami yang Jarang Diketahui
Selanjutnya, gempa mengguncang Pulau Saringi, Nusa Tenggara Barat (NTB), tepatnya 67 km timur laut. Gempa dengan kedalaman 294 km ini memiliki magnitudo 3,3 dan terjadi pada pukul 00.40 WIB, kemudian dilanjutkan pada pukul 01.32 WIB dengan magnitudo 3,6.
Gempa ketiga, terjadi di Sulawesi Utara (Sulut) tepatnya 507 km timur laut dari Melonguane, Sulawesi Utara. Gempa dengan kedalaman 53 km ini bermagnitudo 4,7, terjadi pada 03.04 WIB.
Sulawesi Tenggara tidak luput dari gempa, tepatnya 46 km barat daya dari Poso. Gempa dengan magnitudo 2,8 ini memiliki kedalaman 10 km dan terjadi pada pukul 03.23 WIB.
Pada pukul 03.50 WIB gempa bumi terjadi di Pohuwato, Gorontalo. Tepatnya 29 km tenggara dari Pohuwato. Gempa dengan magnitudo 3,8 ini memiliki kedalaman 179 km.
Selanjutnya, gempa mengguncang 74 km barat daya Bolaang Uki, Bolsel, Sulawesi Utara pada 04.49. Gempa dengan magnitudo 2,5 memiliki kedalaman 120 km.
Gempa mengguncang 74 km barat daya Bengkulu Utara, pada 05.37 WIB dengan magnitudo 3.4 dan kedalaman 27 km.
Baca Juga: Wow! BMKG Temukan 13 Zona Gempa Megathrust yang Berpotensi Tsunami 34 Meter, Mana Saja?
Selanjutnya gempa melanda 15 km barat laut Wonosobo, Jawa Tengah dengan magnitudo 1.8 pada pukul 06.06 WIB dengan kedalaman 10 km. Gempa dirasakan lemah di Dieng.
Pagi ini, gempa bumi mengguncang Cianjur, Jawa Barat kembali pada 08.10 WIB, tepatnya di 5 km barat laut Kabupaten Cianjur dan dengan magnitudo 2.7 serta kedalaman 10 km. Dirasakan secara lemah di Cipanas.
Gempa terdeteksi di 145 km tenggara Bitung, Sulawesi Utara pada 10.52 WIB dengan magnitudo 3,2 dan kedalaman gempa 10 km.
Gempa bumi terjadi di 24 km tenggara Halmahera Utara, Maluku Utara pada 11.49 WIB dengan magnitudo 3,2 dengan kedalaman 101 km.
Baca Juga: Gaduh Potensi Gempa Bumi M 7.0 di Wilayah IKN, Begini Penjelasan Ahli
Gempa tercatat mengguncang 87 km barat laut Kepulauan Mentawai, SUmatera Barat, dengan magnitudo 3.8 dan kedalaman 10 km. Gempa bumi ini terdeteksi pukul 13.49 WIB.
Terakhir, magnitudo 4.5 mengguncang 53 km tenggara Bolaang Uki, Bolsel, Sulawesi Utara pada 13.54 WIB. gempa dengan kedalaman 34 km ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.
Sementara itu, Koordinator Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono pada 19 Januari 2023 lalu membuat cuitan pada akun Twitter miliknya @daryonoBMKG terkait gempa yang beruntun terjadi di Indonesia.
"Fenomena kegempaan akhir-akhir ini masih tergolong wajar jika mengacu data katalog dan statistik monitoring gempa di BMKG. Fluktuasi aktivitas kegempaan di Indonesia berupa peningkatan aktivitas gempa pernah terjadi beberapa kali, seperti pada Desember 2021, Juli 2021, Nov 2019, Agustus 2018 dan November 2018," tulis Daryono.
Perlu diketahui, Indonesia diapit oleh tiga lempeng yaitu lempeng Indo Australia di sebelah selatan, Lempeng Pasifik di sebelah Timur dan Lempeng Eurasia di sebelah Utara.
Pergerakan relatif ketiga lempeng tektonik tersebut mengakibatkan terjadinya gempa bumi di daerah perbatasan pertemuan antar lempeng yang selanjutnya menjadi daerah pusat sumber gempabumi.
Kondisi pergerakan ketiga lempeng menyebabkan adanya zona saling tindih antar lempeng yang disebut dengan zona subduksi.
Menurut Tim Pusat Studi Gempa Nasional, wilayah Indonesia dikelilingi oleh 13 zona subduksi (zona Megathrust). Berikut daftarnya:
- Megathrust Aceh Andaman
- Megathrust Nias
- Megathrust Batu
- Megathrust Mentawai Siberut
- Megathrust Mentawai Pagai
- Megathrust Enggano
- Megathrust Selat Sunda
- Megathrust Jawa Tengah Jawa Barat
- Megathrust Jawa Timur
- Megathrust Sumba
- Megathrust Sulawesi Utara
- Megathrust Filipino
- Megathrust Papua
Baca Juga: Gempa Bumi M5.0 Guncang Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara Tidak Berpotensi Tsunami
Megathrust ini dapat menjadi sumber gempa bumi berskala besar, maka dari itu disebut megathrust. Terkait apakah gempa bumi yang terjadi ini terkait aktivitas zona subduksi, hal ini menjadi dugaan sementara dan masih memerlukan penelitian lebih lanjut, oleh para ahli.
Penelitian dilakukan untuk mengetahui penyebab terjadinya gempa secara pasti dan usaha atau solusi tindakan mitigasi yang diperlukan.***

Share this article
Gempa bumi baru-baru ini terjadi beberapa wilayah Indonesia, sejak tengah malam tadi, Rabu, 1 Februari 2023.