Sebut Kuat Maruf Jadi Sumber Malapetaka, Ayah Brigadir J: Harusnya Tuntutan 15 Tahun

Sebut Kuat Maruf Jadi Sumber Malapetaka, Ayah Brigadir J: Harusnya Tuntutan 15 Tahun
Sebut Kuat Maruf Jadi Sumber Malapetaka, Ayah Brigadir J: Harusnya Tuntutan 15 Tahun

AYOJAKARTA.COM - Ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat turut menanggapi tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk terdakwa Kuat Maruf.

Sebagai orang tua, Ayah Brigadir J tentu sangat terpukul atas kejadian buruk yang menimpa putra tercintanya.

Ayah Brigadir J juga tentu berharap keadilan memihak kepada keluarganya.

Baca Juga: Mau Rumah Tangga Sakinah Mawaddah Warahmah? Ini 3 Tips Mudah dari Ustadz Adi Hidayat 

Dalam sidang kemarin, Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah membacakan tuntutan hukuman untuk terdakwa Kuat Maruf.

Kuat Maruf dituntut selama delapan tahun penjara atas keterlibatannya dengan kasus pembunuhan Brigadir Yosua.

Mendengar tuntutan tersebut, Samuel Hutabarat nampak kecewa karena merasa Kuat Maruf kurang pantas mendapat hukuman delapan tahun penjara.

Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube MetroTv pada Selasa, 17 Januari 2023 berikut ulasannya.

Baca Juga: Gak Kaleng-kaleng! Ferry Irawan Resmi Ditahan setelah Jadi Tersangka KDRT, Hotman Paris Sindir Musuh Bebuyutan 

Samuel Hutabarat berharap Kuat Maruf tidak dituntut delapan tahun penjara, melainkan harusnya tuntutan 15 tahun.

Sebab Kuat Maruf dianggap memiliki peran dominan dan sumber utama dari pembunuhan Brigadir Yosua.

“terhadap tuntutan delapan tahun penjara ini ya bagaimana lah mau kita bilang yah selaku orang tua almarhum rasanya kurang pantas tuntutan itu,” kata Samuel.

“pantasnya sama dia harusnya 15 tahun soalnya dia dominan di perkara ini sumber malapetaka itu kan dari dia mulai dari Magelang,” tambahnya.

Baca Juga: Selain Diberi iPhone 13 ProMax, JPU Sebut Pemberian Ferdy Sambo Dinilai Hanya Sebuah Upah, Benarkah?

Ada tiga poin yang menurut orang tua Nofriansyah Yosua Hutabarat si Kuat Ma’ruf ini dominan dalam perkara pembunuhan anaknya.

Yang pertama adalah soal fakta persidangan yanb menyebutkan dimana supir Ferdy Sambo ini membawa sebuah pisau dan mengejar Yosua.

“si Kuat Maruf ini sangat dominan di perkara ini apa lagi dia waktu di Magelang sempat membawa sembilah pisah untuk mengejar-ngejar almarhum,” ujar Samuel:

Kedua adalah adanya bukti rekaman CCTV yang memperlihatkan Kuat Maruf bersama Putri Candrawathi menuju ke ruang pribadi.

Baca Juga: Siap-siap Untuk Para ARMY, Jimin Dikabarkan Debut Solo Februari Mendatang! 

“yang kedua sesudah sampai di Jakarta kan dia ke lantai tiga, rumah pribadi Ferdy Sambo dengan Putri,” ujarnya.

Yang terakhir Samuel Hutabarat mengungkapkan bahwa Kuat Maruf ini mengetahui rencana pembunuhan Yosua.

“yang ketiganya kan dia mengetahui pembunuhan itu di Duren Tiga dalam hal ini memang dia sudah terkait di dalam pembunuhan berencana,” ujarnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Tuntutan 8 tahun
# Sumber malapetaka
# Brigadir Yosua
# ayah Brigadir J
# Samuel Hutabarat
# Putri Candrawathi
# Kuat Maruf
# JPU
# Ferdy Sambo
# Magelang
# penjara
# terdakwa

News Update

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.