AYOJAKARTA.COM – Gempa bumi kembali mengguncang daerah Jawa Barat, tepatnya di Kota Sukabumi pada 11 Januari 2023, sore hari.
Gempa Bumi mengguncang Kota Sukabumi pada pukul 15.48 dengan kedalaman 10 km.
Dikutip melalui BMKG atau Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika oleh ayojakarta.com pada 11 Januari 2023, gempabumi berlokasi di 11 km arah timur laut dari Kota Sukabumi, Provinsi Jawa Barat.
Gempa dengan magnitudo 2,4 tercatat pada titik 6,85 lintang selatan dan 107,01 bujur timur. Gempa dengan kedalaman 10 km ini secara detail terjadi pada 15.48 WIB lebih 22 detik.
Gempa bumi kembali terjadi setelah sebelumnya rangkaian gempa bumi mengguncang salah satu kabupaten lain di Provinsi Jawa Barat, Cianjur.
Gempa bumi yang terjadi di Kota Sukabumi dirasakan lemah di berbagai daerah seperti Sukabumi, Sukaraja, Cisarua, Sukalarang, dan Kab. Sukabumi.
BMKG atau Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menyarankan melalui laman resmi BMKG, bahwa hati-hati terhadap gempa susulan yang mungkin akan terjadi.
Masyarakat dihimbau untuk tidak panik dan melakukan langkah evakuasi ketika gempa terjadi.
Perlu diketahui, Indonesia diapit oleh tiga lempeng yaitu lempeng Indo Australia di sebelah selatan, Lempeng Pasifik di sebelah Timur dan Lempeng Eurasia di sebelah Utara.
Pergerakan relatif ketiga lempeng tektonik tersebut mengakibatkan terjadinya gempa bumi di daerah perbatasan pertemuan antar lempeng yang selanjutnya menjadi daerah pusat sumber gempabumi.
Kondisi pergerakan ketiga lempeng menyebabkan adanya zona saling tindih antar lempeng yang disebut dengan zona subduksi.
Menurut Tim Pusat Studi Gempa Nasional wilayah Indonesia dikelilingi oleh 13 zona subduksi (zona Megathrust) berikut:
1. Megathrust Aceh Andaman
2. Megathrust Nias
3. Megathrust Batu
4. Megathrust Mentawai Siberut
5. Megathrust Mentawai Pagai
6. Megathrust Enggano
7. Megathrust Selat Sunda
8. Megathrust Jawa Tengah Jawa Barat
9. Megathrust Jawa Timur
10. Megathrust Sumba
11. Megathrust Sulawesi Utara
12. Megathrust Filipino
13. Megathrust Papua
Megathrust ini dapat menjadi sumber gempa bumi berskala besar, maka dari itu disebut megathrust.
Terkait apakah gempa bumi yang terjadi ini terkait aktivitas zona subduksi, hal ini menjadi dugaan sementara dan masih memerlukan penelitian lebih lanjut oleh para ahli.
Penelitian dilakukan untuk mengetahui penyebab terjadinya gempa secara pasti dan usaha atau solusi tindakan mitigasi yang diperlukan.
Sementara, masyarakat bisa memantau perkembangan informasi melalui media sosial resmi BMKG serta media massa yang terpercaya.***

Share this article
Breaking News! Gempa Bumi Guncang Sukabumi Hari Ini, Segini Kekuatannya Menurut BMKG. Cek di sini detilnya!