AYOJAKARTA.COM - Sidang lanjutan Richard Eliezer yang digelar pada Senin, 26 Desember kemarin menghadirkan Prof. Dr. Franz Magnis Suseno atau akrab disapa Romo Magnis.
Romo Magnis Suseno dihadirkan sebagai ahli dalam sidang Richard Eliezer.
Romo Magnis Suseno merupakan seorang Ahli Filsafat Moral sengaja dihadirkan oleh Ronny Talapessy dalam upaya membela Richard Eliezer.
Baca Juga: Tak Heran Miliki Intelektual Baik, Richard Eliezer Ternyata Bukan Mahasiswa Kaleng-kaleng
Namun belum banyak yang tahu kalau ternyata Romo Magnis Suseno ini keturunan bangsawan.
Lalu bagaimana profil Franz Magnis Suseno ini? Berikut ulasannya yang dikutip dari kanal YouTube KANAL TIMUR pada Selasa, 27 Desember 2022.
Profil Franz Magnis Suseno
Prof. Dr. Franz Magnis Suseno SJ, memiliki nama asli Maria Franz Anton Valerian Benedictus Ferdinand Von Magnis.
Ia lahir pada 26 Mei 1936 di Eckersdorf, Silesia, Kabupaten Glatz.
Ternyata Dr. Franz Magnis ini bukan dari keluarga sembarangan, ayahnya bernama Ferdinand Graf von Magnis dan ibunya Maria Anna Grafin von Magnis.
Kedua orang tuanya dari keluarga bangsawan, cendekiawan, dan penganut Katolik yang taat.
Romo sendiri merupakan anak tertua dari enam bersaudara.
Hingga akhirnya ia tinggal di Indonesia sejak 29 Januari 1961, karena sebagian dari tugasnya sebagai anggota Ordo Serikat Yesuit.
Romo Magnis merupakan Rohaniawan Katolik, Budayawan, Akademisi, Aktivis, dan seorang Indonesianis.
Akhirnya pada 1977 Romo Franz resmi menjadi warga negara Indonesia (WNI).
Pada tahun pertamanya, ia mempelajari bahasa jawa, empat bulan terakhir di masa pembelajarannya ini ia habiskan dengan tinggal di daerah Yogyakarta.
Setelah selesai belajar Bahasa Jawa, Romo Magnis diangkat sebagai guru agama dan merangkap Kepala Asrama siswa selama 1962-1964 di Jakarta.
Lalu di tahun 1969 ia bersama sejumlah rekannya ditugaskan mendirikan sebuah Perguruan Tinggi yang saat ini bernama Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara.
Dr. Franz Magnis pernah menjabat sebagai Sekretaris Akademis SDM Driyarkara pada 1969-1971, dan 1973-1985.
Di waktu senggangnya yaitu pada 1971-1974 Romo Magnis mendalami ilmu filsafat moral dan teori Politik di Jerman.***

Share this article
Sidang lanjutan Richard Eliezer yang digelar menghadirkan Prof. Dr. Franz Magnis Suseno atau akrab disapa Romo Magnis.