AYOJAKARTA.COM -- Ferdy Sambo tersangka pembunuhan Brigadir J menyangkal kesaksian Richard Eliezer.
Sebelumnya Richard Eliezer memberi kesaksian bahwa ada wanita misterius yang menangis di rumah Ferdy Sambo.
Wanita tersebut diduga merupakan selingkuhan dari Ferdy Sambo.
Baca Juga: Karir di Polri Hancur, Saksi Susanto Haris Lempar Kalimat Menohok Ini ke Ferdy Sambo
Diberitakan Republika, eks Kadiv Propam Polri ini ditanya oleh wartawan terkait pengakuan Bharada E yang sempat menyebut melihat sosok wanita di rumah Bangka.
Namun, pernyatan tersebut ditepis oleh suami Putri Candrawathi ini.
Menurut pengakuannya, motif dari penembakan Brigadir J hanya adanya pelecehan seksual kepada Putri Candrawathi.
“Tidak benar keterangan dia (Bharada RE) itu. Ngarang-ngarang. Jelasnya istri saya kan diperkosa Yosua, tidak ada motif lain apalagi isu perselingkuhan [tak ada sosok perempuan],” ujar Sambo.
Eks Kadiv Propam Polri menganggap bahwa keterangan Bharada E adalah tidak benar alias hanya cerita karangannya saja.
“Nanti tanyakan ke dia, kita akan tanyakan nanti di persidangan siapa yang nyuruh dia ngarang-ngarang seperti itu,” ujarnya.
Baca Juga: Kecewa dengan Ulah Ferdy Sambo, Susanto Haris Menangis di Persidangan: Jenderal Kok Tega
Sambo mengaku bahwa dirinya siap mempertanggung jawabkan atas perbuatan yang telah diperbuat.
Sehingga ia mengingatkan kepada Bharada E untuk tidak melibatkan Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf dalam penembakannya.
“Kalau dia yang menembak Yosua jangan libat-libatkan saya, jangan libat-libatkan Ricky, Kuat saya siap bertanggung jawab terhadap apa yang saya lakukan,” ujarnya.
Eks Kadiv Propam Polri ini berharap agar persidangan bisa berjalan secara adil sehingga tidak ada isu-isu lain yang berkembang di luar.***

Share this article
Ferdy Sambo ditanya terkait pengakuan Bharada E yang sempat menyebut melihat sosok wanita di rumah Bangka.