Masih Misterius! 4 Teori Kematian Satu Keluarga di Kalideres, Penganut Sekte Tertentu Hingga Gangguan Psikotik

Masih Misterius! 4 Teori Kematian Satu Keluarga di Kalideres, Penganut Sekte Tertentu Hingga Gangguan Psikotik Bersama.
Masih Misterius! 4 Teori Kematian Satu Keluarga di Kalideres, Penganut Sekte Tertentu Hingga Gangguan Psikotik Bersama.

AYOJAKARTA.COM - Penemuan kematian satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat yang ditemukan secara mengenaskan menjadi sebuah misteri yang terus diselidiki oleh berbagai pihak seperti Kepolisian.

Penyebab kematian satu keluarga di Kalideres ini menjadi perbincangan publik pasalnya ditemukan beberapa kejanggalan sehingga netizen di media sosial turut menduga-duga kematian tersebut bukan karena kelaparan.

Salah satu Youtuber Indonesia merangkum beberapa teori besar yang diduga oleh netizen di media sosial terkait penyebab kematian satu keluarga di Kalideres.

Baca Juga: Waduh! Tampil Berani saat Olahraga Bareng Ariel Noah, BCL Banjir Kritikan dari Netizen

Terungkap beberapa kejanggalan diantaranya seperti keempat anggota keluarga ini tewas tidak dalam waktu yang bersamaan dan dalam kondisi lambung tidak terisi makanan atau minuman dalam waktu lama.

Selain itu ditemukan barang bukti berupa sejumlah bedak bayi kapur barus dan lilin yang menyebabkan teori bahwa keluarga tersebut menganut sekte tertentu.

Berdasarkan keterangan tetangga, keluarga tersebut dikenal selalu menutup diri dan kerap bertingkah aneh juga menjadi hal yang janggal.

Berikut rangkuman beberapa teori penyebab satu keluarga tewas di Kalideres.

Baca Juga: Irma Hutabarat Sebut Fitnah Untuk Brigadir J Tak Akan Merubah Adanya Fakta Pembunuhan Berencana, Ini Buktinya

1. Penganut sekte tertentu
Dikutip dari kanal YouTube Nessie Judge, beredar di Twitter bahwa ada dugaan keluarga tewas di Kalideres ini menganut suatu sekte yang sedang berkembang di India bernama Jaina.

Kepercayaan pengikut Jainisme ini memiliki ketentuan puasa yang ekstrem yaitu Puasa Sallekhana atau Samadi Marana yakni puasa tanpa makan dan minum hingga kematian menjemput.

Menurut kepercayaan umat Jaina, mereka menjalani puasa hingga mati untuk mencapai tingkat tertinggi dalam kehidupan keagamaan mereka.

Teori ini muncul karena diketahui keluarga yang tewas mengenaskan di Kalideres itu tidak mengkonsumsi makanan dan minuman dalam waktu yang cukup lama.

Baca Juga: Menyerah dan Kalah? Penegakkan Hukum Menemui Banyak Masalah, Orang Tua Brigadir J, Maaf Kami Sudah Lelah!

2. Pembunuhan
Kejanggalan lainnya juga merujuk pada keanehan salah satu anggota keluarga yang juga meninggal dunia yakni sang anak yang berinisial DF.

Di mana bahwa ditemukan terdapat semangkuk kapur barus yang diletakkan di samping masing-masing tiga jasad korban kecuali DF.

Menurut pihak kepolisian kapur barus tersebut diduga untuk menghilangkan bau yang ditimbulkan oleh jasad korban yang membusuk.

Selain itu diketahui bahwa keempat korban meninggal dunia dalam waktu berbeda dan DF menjadi korban terakhir yang meninggal.

Baca Juga: Teka Teki Motif Kematian Misterius Satu Keluarga, Sosiolog Bantah Sekte Apokaliptik: Pembunuhan Berencana

Menurut pendapat netizen di media sosial yang disampaikam Nessie Judge bahwa mungkin saja anak DF ini stres atau tertekan karena harus mengurus 3 lansia melewati masa pandemi yang cukup berat.

Sehingga mungkin akhirnya DF memutuskan untuk membiarkan ketiga lansia tersebut mati kelaparan lalu dia juga mengakhiri hidupnya sendiri.

3. Dibunuh orang lain
Teori ini muncul karena diketahui mobil dan motor milik keluarga yang tewas di Kalideres tersebut itu hilang.

Nessie Judge menyampaikan, Umar Abdul Aziz pernah membeberkan jumlah aset rumah dan mobil keluarga yang tewas di Kalideres itu senilai Rp3,8 miliar.

Baca Juga: Sidang Ditunda, Ferdy Sambo Mendapat Angin Segar untuk Membuat Strategi Baru

Dari nominal tersebut mematahkan dugaan bahwa keempat anggota keluarga tersebut tewas karena kelaparan karena dengan aset yang cukup besar itu muncul pendapat bahwa tidak mungkin keluarga tersebut tidak mampu untuk membeli kebutuhan makanan.

Dari latar belakang tersebut Nessie Judge menjelaskan terdapat dugaan bahwa ada orang lain yang memiliki hubungan dekat dengan keluarga tersebut yang sengaja membunuh mereka dan menghilangkan jejak mereka dengan membuat seolah-olah keluarga tersebut sudah pindah dan meninggalkan rumah mereka saja.

Sosiolog Unas juga berkomentar bahwa adik korban yang berinisial RA itu menunjukkan sikap yang janggal.

Ketika memberi kesaksian kepada media terkait kematian keluarga di Kalideres tersebut, RA tidak menunjukkan perasaan sedih sedikitpun padahal kasus ini cukup mengenaskan atau memprihatinkan.

Baca Juga: LPSK Sampai Jaga Bharada E alias Richard Eliezer 24 Jam Penuh Bahkan di Depan Sel Rutan Bareskrim, Ada Apa?

4. Gangguan psikotik bersama
Dalam istilah psikologi gangguan psikotik bersama ini berarti di mana kondisi seseorang yang memiliki mental yang normal menjadi percaya akan delusi orang lain yang memang memiliki gangguan psikotik.

Nessie Judge dan timnya juga turut menganalisa bahwa ada dugaan bisa saja keluarga tersebut mengidap gangguan psikotik bersama.

Seperti salah satu contoh di India yakni kasus Burari yang kepala keluarganya itu percaya bahwa mereka mendapat pesan dari Tuhan untuk menyiksa dirinya sampai meninggal.

Akhirnya sekeluarga tersebut ditemukan mengakhiri hidupnya dengan menggantungkan diri menggunakan selendang warna-warni.

Baca Juga: Resmi! Jadwal Pembukaan Piala Dunia 2022, Ada Jungkook BTS hingga Calvin Harris

Selain itu juga ada kasus dari keluarga di Taiwan yang menjadi inspirasi film "Incantation" yang dimana salah satu anaknya percaya bahwa ada kekuatan iblis yang datang ke dia.

Sehingga ia mengajak keluarganya untuk percaya akan delusinya kemudian mereka akhirnya melakukan hal-hal di luar nalar seperti menyiksa diri dengan sadis hingga menyebabkan kematian.

Dari beberapa kasus itu muncul dugaan bahwa satu keluarga yang tewas di Kalideres bisa jadi percaya pada delusi salah satu anggota keluarga mereka yang memiliki gangguan psikotik.

Tambah lagi kesaksian tetangga yang menyatakan bahwa anak keluarga tersebut, DF memiliki tingkah yang aneh yang pernah kepergok jalan keluar rumah dengan kaki terikat dan terbungkus kresek hitam.

Baca Juga: Budak Corporate Full Senyum, Menaker Resmi Umumkan UMP-UMK Semua Wilayah Akan Naik Pada 2023, Catat Tanggalnya

Itulah beberapa teori yang muncul sebagai dugaan penyebab kematian satu keluarga tewas di Kalideres yang masih misterius dan belum bisa dipastikan kebenarannya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Gangguan psikotik
# Kalideres Jakarta Barat
# kematian satu keluarga
# tewas
# Indonesia

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.