AYOJAKARTA.COM - Kasus pembunuhan Brigadir J yang diduga dilakukan Ferdy Sambo masih jadi perhatian. Kini HP Brigadir J tak ditemukan keberadaannya oleh keluarga, namun belum lama membuat geger karena keluar dari grup WhatsApp keluarga.
Beredar gambar percakapan grup yang diduga grup WhatsApp keluarga Brigadir J yang viral. Pada unggahan tersebut terlihat satu nomor yang diduga milik Brigadir J keluar dari grup WhatsApp keluarga.
Baca Juga: Fakta Kuat Maruf Sosok Sopir yang Berani Pegang-pegang Tubuh Putri Candrawathi, Punya Pengaruh 'Kuat'
Hal ini seperti terlihat pada akun Twitter @eradotid yang memperlihatkan tangkap layar tersebut. Ternyata keluarnya nomor HP Brigadir J dari grup WhatsApp keluarga tersebut dibenarkan oleh sang pengacara, Martin Lukas Simanjuntak.
Bukti tangkap layar hal tersebut juga dibagikan dan beredar luas di lapangan. Terlihat nomor kontak HP yang disimpan dengan nama 'Abg Frian' baru saja keluar dari grup tersebut.
Orang lain yang ada di grup tersebut mengatakan jika nomor tersebut adalah milik Brigadir J. Namun, tak lama dihubungi nomor HP milik Brigadir J tersebut sudah tak aktif lagi.
Baca Juga: Viral Video Susi Cium Tangan Ferdy Sambo, Putri Candrawathi Peluk sang ART dengan Erat, Tuai Komentar Netizen
Sedangkan dalam kesempatan berbeda, mulai terungkap di mana HP milik ajudan dari Ferdy Sambo disimpan.
Diketahui ponsel yang dimiliki sosok yang akrab disapa Yosua ini tak ditemukan. Padahal HP tersebut bisa jadi barang bukti yang penting dan kuat hingga dicari ibunda korban.
Kini, mantan ajudan Ferdy Sambo, Adzan Romer memberikan kesaksian soal HP milik Brigadir J. Romer membeberkan jika dirinya diperintah oleh Chuck Putranto untuk membawa barang-barang milik almarhum.
Baca Juga: Cara Beli e-Materai Untuk Dokumen PPPK 2022, Cek di Sini!
“Dari Kakorspri, Pak Kompol Chuck Putranto saat itu mengabari untuk membawa barang-barang Almarhum ke Biro Provos,” ujar Romer di PN Jaksel, Selasa (8/11/2022) dikutip AyoJakarta.com dari PMJ News.
Romer mengungkapkan jika sejumlah barang milik Brigadir J ada di kamar ajudan pribadi Ferdy Sambo di Saguling. Sederet barang tersebut adalah baju, celana, tas, koper serta dua handphone yang berada di dalam tas.
“(Barang-barang Brigadir J) Ada di kamar ADC di Saguling,” ucap Romer.
Baca Juga: CEK FAKTA: Arwah Brigadir J Hadir di Sidang dan Misteri HP Yosua Aktif Lalu Left dari Grup WA Keluarga
Kasus Brigadir J pertama kali terungkap saat jenazah tidak diperkenankan diperlihatkan pada keluarga saat tiba di rumah duka. Hingga akhirnya satu persatu fakta mengejutkan terungkap jika almarhum Brigadir J diduga dibunuh oleh sang atasan, Ferdy Sambo.
Tak sendirian, Ferdy Sambo ternyata menyuruh sejumlah ajudannya untuk membantu menghabisi nyawa Brigadir J. Kedua orang tua korban mengaku tak percaya putranya, Brigadir J meninggal dunia di tengah pekerjaannya, terlebih karena kematiannya dinilai tidak wajar.***

Share this article
Sedangkan dalam kesempatan berbeda, mulai terungkap di mana HP milik ajudan dari Ferdy Sambo disimpan. Padahal HP tersebut barang bukti.