AYOJAKARTA.COM - Siang lanjutan terdakwa pembunuhan berencana terhadap Brigadir J digelar hari ini.
Sidang lanjutan yang digelar hari ini merupakan sidang gabungan terdakwa Richard Eliezer (Bharada E), Kuat Maruf dan Ricky Rizal.
Dimana momen sidang lanjutan yang digelar hari ini merupakan kali pertama terdakwa Richard Eliezer, Kuat Maruf dan Ricky Rizal dipertemukan.
Masih sama seperti sebelumnya, agenda sidang lanjutan hari ini adalah mendengarkan keterangan dari para saksi.
Salah satu dari 12 saksi yang dihadirkan dalam sidang hari ini adalah sopir ambulance yang mengevakuasi jenazah Brigadir J.
Dikutip AyoJakarta.com dari akun Tiktok @berliyaanii pada (7/11), sopir ambulance yang dihadirkan dalam sidang sebagai saksi tersebut bernama Ahmad Syahrul Ramadhan.
Baca Juga: Momen Hakim Keluarkan Kuat Maruf dan Bripka RR di Sidang Gabungan Bharada E, Kenapa?
Dalam kesaksiannya disidang lanjutan yang digelar hari ini, Ahmad memberikan keterangan yang cukup mengejutkan.
Keterangan tersebut mengenai kondisi almarhum Brigadir J sesaat setelah penembakan terjadi.
Awalnya hakim menunjukkan foto jenazah Brigadir J yang ditampilkan pada layar dan menanyakan kepada Ahmad Syahrul apakah kondisi jenazah kala itu seperti difoto tersebut.
Namun Ahmad Syahrul mengatakan bukan seperti itu berdasarkan yang ia saksikan kala itu.
“Bukan seperti ini ?” tanya hakim sambil menunjuk foto jenazah Brigadir J.
“Bukan, tidak yang mulia” jawab sopir ambulans tersebut.
Baca Juga: Sidang Pembunuhan Brigadir J: Bharada E vs Kuat Maruf
Lantas Ahmad Syahrul menjelaskan kondisi jenazah Brigadir J kala itu masih mengenakkan baju dan terlentang.
“Posisinya telentang yang mulia cuman memakai baju yang mulia.” ujar Ahmad Syahrul.
Namun yang mengejutkan, Ahmad Syahrul Ramadhan mengatakan jika wajah almarhum Brigadir J ditutupi dengan masker hitam saat itu.
“Dan wajahnya ditutupi sama masker yang mulia warna hitam” jelas Ahmad.
Ahmad juga menceritakan ia sempat melewati genangan darah pada saat akan mengecek nadi Brigadir J bagian kiri.
Kesaksian lain yang disampaikan oleh Ahmad, ia mengaku tidak dijelaskan perihal identitas Joshua kala itu.
Ahmad juga menuturkan dirinya diikuti anggota polisi yang tidak ia kenal pada saat akan mengambil kantong jenazah di dalam mobil ambulans untuk membawa Joshua. ***

Share this article
Sopir ambulans memberi pengakuan mengejutkan bahwa wajah jenazah Brigadir J ditutup dengan masker hitam.