AYOJAKARTA.COM - Kepala Polri (Kapolri) Jendral Listyo Sigit Prabowo menyampaikan hasil pertemuanya dengan Preseden Jokowi hingga membuat tangannya bergetar.
Jokowi menuturkan bahwa kepercayaan Institusi Polri terhadap masyarakat kini dinilai turun akibat beberapa ulah personil polri yang mencoreng nama institusi.
Oleh karena itu Jokowi meminta reformasi total Polri sebagai salah satu langkah untuk memperbaiki kembali citra kepercayaan Institusi Polri.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan 599 anggota dari jajaran seluruh Polri se Indonesia di Istana Negara, Jakarta Pusat pada Jumat, (14/10/2022).
Pertemuan tersebut dihadiri oleh personil Polri dari pejabat utama Mabes Polri, kapolda, dan kapolres untuk mendengarkan secara langsung arahan dari Presiden Jokowi.
Kemudian melalui konferensi pers Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo mengumumkan hasil pertemuanya dengan Presiden Jokowi.
Jendral Listyo Sigit tampak menghela nafas yang berat saat menyampaikan penurunan kepercayaan Korps Bayangkara, Hal itu terjadi sebab ulah dari oknum personilnya.
Terlihat dalam video yang diunggah di kanal YouTube Metrotvnews, saat konferensi pers berlangsung tangan Listyo Sigit bergetar memegang buku catatan dan nafasnya terdengar berat ketika membacakan hasil pertemuan tersebut.
Ia menyampaikan pesan dari Jokowi untuk mereformasi Institusi Polri guna membangun kembali kepercayaan publik terhadap Institusi Polri.
“Arahan dari beliau jelas dan tegas bahwa kami semua harus solid untuk bersama-sama berjuang melakukan apa yang menjadi tugas pokok fungsi kami pelindung, pengayom, pelayan masyarakat, responsif terhadap apa yang menjadi keluhan masyarakat, respons cepat, dan kita memiliki sense of crisis di tengah situasi yang sulit ini,” ujar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dikutip Ayojakarta.com dari Republika Sabtu, (15/10/2022).
Kemudian Jokowi juga meminta kepada jajaran polisi melakukan langkah-langkah perbaikan dan menindak tegas terhadap pelanggaran hukum yang meresahkan masyarakat termasuk kasus nakorba dan judi online.
Atas arahan tersebut, Listyo Sigit sebagai Kapolri berkomitmen untuk mengembalikan fungsi, tugas dan wewenang kepolisan dalam memberantas berbagai bentuk pelanggaran termasuk judi online, nakorba, dan lainnya.
"Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menindak tegas terkait masalah hal-hal yang disampaikan Presiden judi online, narkoba dan komitmen kami untuk melakukan bersih-bersih di institusi Polri,” ungkapnya.
Menurut Listyo sendiri arahan tersebut menjadi motivasi bagi jajaran kepolisian agar terus melaksanakan tugas dengan lebih baik.***
Share this article
Saat tangan dan nafas Kapolri jenderal Listyo Sigit Prabowo bergetar umumkan hasil pertemuan para petinggi Polri dengan Jokowi.