AYOJAKARTA.COM - Para tersangka kasus pembunuhan Brigadir J telah resmi diserahkan kepada Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Rabu (5/10/2022).
Salah satu tersangka pembunuhan Brigadir J yang menjadi sorotan saat mereka diperlihatkan di hadapan publik adalah Ferdy Sambo.
Bagaimana tidak, di hadapan awak media Ferdy Sambo akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga Brigadir J.
"Saya menyampaikan permohonan maaf, kepada pihak-pihak yang sudah terdampak atas perbuatan Saya, termasuk bapak dan Ibu Yosua," dikutip AyoJakarta.com dari suara.com.
Permintaan maaf Ferdy Sambo itu pun membuat banyak pihak heran.
Mengapa ia baru menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga Brigadir J sekarang.
Ekpresi Ferdy Sambo saat minta maaf itu lantas mendapat sorotan dari berbagai pihak.
Salah satunya pakar forensik Handoko Gani.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube KompasTV Makassar ChanneL 23UHF, Handoko Gani tampak emosi saat melihat ekspresi Ferdy Sambo meminta maaf.
Handoko Gani menilai bahwa Ferdy Sambo tampak berbeda dibanding saat pertama kali muncul di hadapan publik.
"Yang saya lihat beliau (Sambo) jauh berbeda daripada pertama kali muncul di Mabes Polri waktu pemeriksaan pertama kali," ujar Handoko Gani.
Lebih lanjut, ia menilai Ferdy Sambo terlihat lebih tenang.
Baca Juga: Inilah Penampilan Ferdy Sambo Sebelum Kasus Pembunuhan Brigadir J : Ganteng Banget Bapak Sambo
"Jauh lebih tenang, lebih yakin dengan apa yang akan beliau lakukan dengan susunan pengacara yang baru dan tentunya dengan perkembangan kasus," katanya.
Mengejutkannya, Handoko melihat bahwa apa yang disampaikan Ferdy Sambo itu seperti sudah direncanakan.
"Minta maafnya dalam pengertian ini kami tidak bisa melihat tulus atau tidak, tetapi sudah dalam koridor yang benar, dalam pengertian, memang ini secara perencanaan sudah direncanakan untuk meminta maaf," jelasnya.
Baca Juga: Perang Dingin Ferdy Sambo dan Bharada E, Kuasa Hukum Ungkap Ada Kejutan di Pengadilan Untuk Melawan!
Bahkan, ia mengungkap bahwa penyesalan Ferdy Sambo ini adalah strategi untuk menunjukkan pembenaran.
"Saya rasa sebuah strategi juga ketika beliau mengungkapkan penyesalan," cetusnya.
"Kalau saya baca dari artikel, beliau tidak tahu bagaimana mengungkapkan perasaan, kemudian emosi pada saat menerima berita bahwa istrinya dilecehkan, sehingga beliau melakukan tindakan-tindakan tersebut," imbuhnya lagi.***

Share this article
Pakar forensik Handoko Gani emosi lihat ekspresi Ferdy Sambo minta maaf ke keluarga Brigadir J, kata-katanya direncanakan sebagai strategi.