Insiden Pesawat Helios dengan nomor penerbangan 522, menjadi salah satu sejarah paling kelam di seluruh dunia.
Pesawat Helios terbang dari Larnaca menuju Praha dengan rute Athena, dengan jumlah penumpang 121 orang.
Bagi orang yang belum tahu kisahnya mungkin menganggap ini sebuah kecelakaan pesawat biasa.
Baca Juga: Loker Terbaru 2022 untuk Lulusan SMA hingga D3 Akuntansi, Link Daftar Ada di Sini!
Tapi tidak dengan tragedi Helios 522 yang terbang tanpa pengendali dan membawa 121 mayat.
Saat itu pesawat mengalami gangguan yang disebabkan oleh kelalaian dari petugas pesawat tersebut.
Salah satu awak darat mengatur sistem menjadi sistem manual, namun ia tidak mengubah sistemnya kembali ke pengaturan sistem otomatis.
Setelah itu alarm pesawat berbunyi memberikan peringatan kepada seluruh awak pesawat, namum tidak dihiraukan.
Baca Juga: Profil Zanza Bella Pelapor Baim-Paula ke Polisi, Dulu Pernah Kritik Najwa Shihab
Ketika penerbangan dari Siprus Ke Praha, Pilot pesawat mulai merasakan efek Hipoksia.
Awak kabin yang mengatur setelan udara tersebut masih belum menyadari, bahwa ia telah mengubah setelannya menjadi manual.
Hingga pesawat mencapai ketinggiam 18.000 kaki, masker oksigen penumpang terlempar yang menunjukan bahwa stok oksigen menipis.
Saat itu Pilot pesawat masih melakukan upaya pencrgahan hal yang tidak diinginkan dengan berkoordinasi dengan petugas pusat darat.
Namun takdir berkata lain, Pilot tersebut langsung tidak sadarkan diri sebelum dirinya melakukan prosedur penanganan.
Akhirnya suasana semakin kacau, seluruh penumpang sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri beserta seluruh awak pesawat karena kekurangan oksigen.
Selang beberapa lama, akhirnya petugas pusat mengirimkan dua jet pesawat Yunani untuk melakukan pencegatan karena seluruh awak pesawat Helios tidak memberikan tanggapan.
Pada akhirnya pesawat Helios 522 tersebut terus terbang karena tidak ada yang mengendalikan.
Pada saat itu seluruh penumpang dan awak pesawat telah tidak sadarkan diri karena kekurangan oksigen dan suhu udara menyentuh -40 hingga -60 derajat celcius.
Setelah hampir 3 jam pesawat tersebut terbang, akhirnya bahan bakar pesawat Helios habis. Yang mengakibatkan pesawat itu jatuh dan hancur berkeping-keping.***

Share this article
Mengingat kembali tragedi Helios 522 yang terjadi pada 14 Agustus 2005 silam. Insiden Pesawat Helios menjadi salah satu sejarah paling kelam