AYOJAKARTA.COM - Proses rekonstruksi pembunuhan Brigadir J memang paling dinanti oleh masyarakat.
Dalam proses rekonstruksi pembunuhan Brigadir J tersebut rupanya ada beberapa adegan yang menjadi sorotan.
Salah satunya adalah adegan saat sosok Brigadir Romer lari-lari ketika Ferdy Sambo tiba di rumah dinasnya sebelum melancarkan aksinya membunuh Brigadir J.
Baca Juga: Adegan Mesra Ferdy Sambo dan Putri Jadi Sorotan Netizen saat Rekonstruksi Kematian Brigadir J
Kala itu, Brigadir Romer menyaksikan pistol yang dibawa Ferdy Sambo jatuh.
Namun, saat Brigadir Romer ingin mengambil pistol itu, ia dilarang oleh Ferdy Sambo.
Seperti dilansir AyoJakarta.com dari suara.com dengan judul "Siapa Brigadir Romer yang Sempat Menghampiri untuk Ambil Pistol Ferdy Sambo?".
Baca Juga: Putri Candrawathi, Istri Ferdy Sambo Dilarang ke Luar Negeri Selama 20 Hari
Tidak sedikit yang penasaran, siapa sosok Brigadir Romer? Selama perjalanan kasus pembunuhan Brigadir J, dirinya belum pernah muncul di hadapan publik.
Sosok Brigadir Romer
Tidak banyak informasi mengenai Brigadir Romer. Hanya saja, ia diketahui merupakan salah satu ajudan Ferdy Sambo saat masih menjabat sebagai Kadiv Propam Polri.
Baca Juga: Tak Diundang, Pengacara Brigari J Dilarang Masuk Lokasi Rekonstruksi di Rumah Ferdy Sambo
Dalam rekonstruksi, tampak sosok Brigadir Romer sebagai saksi mendekati mobil yang ditumpangi Ferdy Sambo. Romer yang mengetahui atasannya datang, segera berlari menghampiri.
Lalu, saat Ferdy Sambo keluar dari mobil, barang yang disebut sebagai pistol Glock 26 terjatuh. Brigadir Romer sempat menghampiri untuk mengambil pistol tersebut, namun dilarang dan langsung diambil Sambo.
Selanjutnya, dengan menggunakan sarung tangan hitam Ferdy Sambo mengambil sendiri pistol Glock 26 tersebut. Setelah itu ia memasukan ke dalam saku celananya dan bergegas masuk ke rumah dinas.
Baca Juga: Link Live Streaming Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J di Rumah Dinas Ferdy Sambo, Klik Di Sini!
Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Brigadir J
Kelima tersangka pembunuhan Brigadir J, yakni Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bharada Eliezer, Bripka Ricky, dan Kuwat Ma'ruf telah melaksanakan rekonstruksi pada Selasa (30/8).
Ada 78 adegan yang diperagakan oleh mereka, meliputi tiga lokasi. Lebih rinci, di rumah Magelang sebanyak 16 adegan yang terjadi pada tanggal 4,7, dan 8 Juli 2022.
Baca Juga: Ahmad Sahroni Ternyata Temenan dengan Ferdy Sambo Sejak 16 Tahun Lalu
Kemudian di rumah Saguling (rumah pribadi Ferdy Sambo) sebanyak 35 adegan yang terjadi pada tanggal 8 Juli 2022. Selanjutnya yang ketiga di rumah Duren Tiga (rumah dinas) sebanyak 27 adegan.
Namun, rekonstruksi tersebut menyisakan kekecewaan besar bagi pihak korban. Sebab, tanpa ada alasan yang jelas, kuasa hukum keluarga Brigadir J diusir dari lokasi. Baik Kamaruddin Simanjutak dan Jhonson Panjaitan mengungkapkan perasaan itu.
Terkini, penyidik mengagendakan pemeriksaan terhadap Putri Candrawathi agar dikonfrontasi dengan para saksi dan tersangka kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J Rabu (31/8), pukul 10.00 WIB di Bareskrim Polri.
"Konfrontasi ada lima orang, PC, Susi, Kuat Ma'ruf, Ricky Rizal dan Richard (Bharada E)," kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi usai rekonstruksi di tempat kejadian perkara (TKP) Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (30/8).
Menurut Andi, konfrontasi terhadap Putri Candrawathi dengan para saksi dan tersangka lain tersebut ada kaitannya dengan peristiwa di Magelang, Jawa Tengah.

Share this article
Sosok brigadir Romer yang sempat hampiri Ferdy Sambo saat tiba di lokasi sebelum kejadian juga menyaksikan pistol jatuh bikin penasaran.