Erina Gudono Sering Disamakan dengan Marie Antoinette, Siapa Dia?

Erina Gudono
Erina Gudono

AYOJAKARTA.COM - Erina Gudono, istri Kaesang Pangarep belakangan sering menjadi sorotan publik.

Di media sosial X, sosoknya sering disamakan dengan Marie Antoinette, seorang ratu Prancis yang juga dikenal karena kemewahan dan gaya hidup glamornya.

Bahkan nama Marie Antoinette sempat beberapa kali menjadi trending topic.

Lalu, siapa sebenarnya Marie Antoinette?

Baca Juga: Perbedaan Rata- rata Per Kapita Makanan Sebulan Warga DKI Jakarta dengan Santapan Sushi Mewah Erina Gudono

Marie Antoinette, lahir dengan nama Maria Antonia Josepha Johanna pada 2 November 1755 di Wina, Austria adalah sosok yang terkenal sebagai ratu terakhir Prancis sebelum meletusnya Revolusi Prancis.

Sebagai putri ke-15 dari Kaisar Romawi Suci Francis I dan Permaisuri Maria Theresa, ia berasal dari dinasti Habsburg yang sangat berkuasa di Eropa pada masanya.

Kehidupan Marie Antoinette sejak lahir sudah diwarnai kemewahan dan status politik tinggi yang kelak membawanya ke dalam pusaran sejarah besar Eropa.

Di usia sangat muda yaitu 15 tahun, Marie Antoinette menikah dengan Louis-Auguste, calon Raja Louis XVI dari Prancis.

Baca Juga: Viral Erina Gudono Makan Sushi Mewah di RS Tuai Emosi Warganet, Akun PSI Ikut Diserbu dengan Komentar Pedas

Pernikahan tersebut adalah bagian dari aliansi politik antara Austria dan Prancis.

Pernikahan ini menandai awal kehidupannya di Istana Versailles yang gemerlap.

Sejak menjadi permaisuri, Marie Antoinette dengan cepat menjadi pusat perhatian, terutama karena pesona dan gaya hidupnya yang sangat mewah di kalangan elite Prancis.

Marie Antoinette segera menjadi simbol kemewahan dan kelebihan Monarki Prancis.

Baca Juga: Erina Gudono Melahirkan di RSIA Bunda Menteng, Kaesang Pangarep Ungkap Arti Nama Anak Pertamanya

Gaya hidupnya yang boros dan kecintaannya pada mode sering menuai kritik dari rakyat yang saat itu menderita kelaparan dan kemiskinan.

Hal ini membuatnya menjadi target dari kemarahan rakyat yang merasa diabaikan keluarga kerajaan.

Perubahan besar dalam hidupnya terjadi pada 1789 ketika Revolusi Prancis meletus.

Revolusi ini dipicu krisis ekonomi yang berkepanjangan dan ketidakpuasan rakyat terhadap monarki.

Baca Juga: Selamat! Erina Gudono Melahirkan, Ini Nama Anak Beserta Artinya yang Jawa Banget

Keluarga kerajaan termasuk Marie Antoinette, terpaksa hidup di bawah pengawasan ketat pemerintah revolusioner.

Kehidupan yang sebelumnya penuh kemewahan berubah drastis, di mana kebebasan mereka semakin dibatasi seiring semakin radikalnya revolusi.

Tahun 1792 menandai titik balik ketika Monarki Prancis secara resmi dihapus kaum revolusioner.

Raja Louis XVI ditangkap, diadili dan akhirnya dieksekusi dengan guillotine pada 21 Januari 1793.

Baca Juga: Erina Gudono Disorot Media Kampus Universitas Pennsylvania, Ada Desakan Beasiswanya Dicabut

Kehilangan suaminya membuat nasib Marie Antoinette semakin tak menentu.

Ia pun dipenjara dan menghadapi tuntutan yang sama yaitu pengkhianatan terhadap negara.

Kondisi fisiknya melemah, tetapi ia tetap bertahan dengan keberanian di tengah situasi yang penuh tekanan.

Nasib Marie Antoinette akhirnya ditentukan Pengadilan Revolusi yang menjatuhkan vonis mati atas tuduhan pengkhianatan tingkat tinggi.

Baca Juga: Ngaku Nebeng Teman, Roy Suryo Beberkan Jumlah Penumpang Jet Pribadi yang Dipakai Kaesang Pangarep dan Erina Gudono

Pada 16 Oktober 1793, Marie Antoinette dieksekusi dengan guillotine di Place de la Révolution di Paris.

Eksekusi ini tak hanya mengakhiri hidup sang ratu, tetapi juga menandai runtuhnya Dinasti Bourbon yang telah memerintah Prancis selama berabad-abad.

Kematian Marie Antoinette menjadi simbol perubahan radikal yang dibawa Revolusi Prancis.

Marie Antoinette meninggalkan warisan yang kompleks.

Baca Juga: Erina Gudono Makin Terhimpit, Gaya Hedon Menantu Presiden Jokowi Disebut Tak Layak Diberi Beasiswa di AS

Di satu sisi, ia dikenang sebagai ratu yang mewah dan dianggap berkontribusi pada keruntuhan Monarki Prancis.

Namun di sisi lain, banyak yang melihatnya sebagai korban dari pergolakan politik yang terjadi pada masa itu.

Ia adalah sosok yang terjebak dalam perubahan besar yang sedang melanda Prancis dan Eropa, di mana kekuasaan monarki digantikan gagasan baru tentang republik dan demokrasi.

Kisah hidup dan kematian Marie Antoinette telah diabadikan dalam banyak buku, film dan karya seni.

Baca Juga: Kaesang Pangarep Sebut Dirinya dengan Erina Gudono Nebeng Jet Pribadi Teman, Babe Haikal: Mau Nebeng atau Minjam Periksa Terus, Lanjutin Terus!

Sosoknya terus menarik perhatian publik sebagai salah satu figur penting dalam sejarah Eropa.

Di berbagai representasi budaya populer, ia digambarkan dalam berbagai cara dari sosok ratu yang naif dan boros hingga korban tragis dari revolusi yang tak terhindarkan.

Terlepas dari kontroversi seputar kehidupannya, Marie Antoinette tetap menjadi figur sejarah yang memesona hingga saat ini.

Baca Juga: Erina Gudono Dibikin Ketar-Ketir, Publik Bersatu Kirim Surat Massal ke Universitas Pennsylvanian untuk Cabut Beasiswa Menantu Presiden Jokowi

Cerita Marie Antoinette menawarkan pelajaran tentang kekuasaan, kemewahan dan bagaimana perubahan politik yang drastis dapat memengaruhi nasib individu.

Ratu terakhir Prancis ini tak hanya hidup dalam masa keemasan kerajaan, tetapi juga menjadi saksi dan korban dari perubahan sosial yang sangat besar.

Hingga hari ini, kisahnya terus menginspirasi dan menjadi refleksi tentang kejatuhan sebuah era.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Prancis
# Marie Antoinette
# Erina Gudono
# Kaesang Pangarep

News Update

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.