Kabinet Gemoy Prabowo Subianto Jadi Sorotan, Benarkah Ada Cawe-Cawe Jokowi? Ini Kata Pengamat Politik

Banyaknya jumlah tokoh yang dipanggil oleh Prabowo tersebut membuat kabinet yang disusunnya mendapat julukan ‘Kabinet Gemoy’.
Banyaknya jumlah tokoh yang dipanggil oleh Prabowo tersebut membuat kabinet yang disusunnya mendapat julukan ‘Kabinet Gemoy’.

AYOJAKARTA.COM – Hanya tinggal menghitung hari, Presiden terpilih 2024 yakni Prabowo Subianto akan dilantik. 

Terkini, jelang pelantikan dirinya, Prabowo Subianto telah memanggil sejumlah tokoh yang akan mengisi berbagai jabatan di kabinetnya.

Seperti jabatan Menteri, kemudian wakil menteri, dan juga jabatan untuk menjadi kepala badan.

Terhitung ada lebih dari 100 tokoh yang sudah dipanggil oleh Prabowo Subianto dalam 2 hari terakhir yaitu Senin, 14 Oktober dan Selasa, 15 Oktober 2024.

Banyaknya jumlah tokoh yang dipanggil oleh Prabowo tersebut membuat kabinet yang disusunnya mendapat julukan ‘Kabinet Gemoy’.

Bukan hanya itu saja, ramai juga disebutkan jika ada cawe-cawe dari Jokowi terhadap kabinet yang dibentuk oleh Prabowo Subianto tersebut.

Lantas, benarkah soal tudingan adanya cawe-cawe dari Jokowi dalam kabinet gemoy ala Prabowo Subianto tersebut?

Baca Juga: HORE! SK Pencairan Bantuan PIP Sudah Turun untuk Siswa yang Sudah Aktivasi Rekening sampai dengan Tanggal Ini

Dikutip dari tayangan Youtube Indonesia Lawyers Club pada (18/10/24), berikut pendapat dari Hendri Satrio selaku Pengamat Politik.

Dalam tanggapannya, Hendri menyebut jika Prabowo masih memiliki loyalitas terhadap Presiden Jokowi.

“Saya berpendapat mungkin ini adalah kabinet selain kabinet terusan Jokowi ini juga kabinet jalan tengahnya Pak Prabowo lah,” ujar Hendri.

“Saat ini kan Pak Prabowo masih menjadi Menteri Pertahanan dari Pak Jokowi, mungkin dia ingin menghormati bosnya bahwa selama dia menjadi Menteri Pertahanan, maka dia akan loyal kepada Pak Jokowi,” lanjutnya.

Bahkan bentuk loyalitas Prabowo ke Jokowi juga terlihat jelas ketika dirinya dipanggil ke Solo untuk pertemuan di Senayan.

“Pada saat dipanggil ke Solo untuk pertemuan di Senayan yang kita disuruh lihat itu bahwa mereka bertemu yang artinya mungkin hubungan kami baik-baik saja,” terang Hendri Satrio.

Lebih lanjut ia menilai, “Itu akhirnya terbaca sebagai sebuah langkah loyalitasnya Prabowo kepada Jokowi.”

Meski tudingan soal cawe-cawe Jokowi dalam kabinet Prabowo tersebut ditampik oleh orang-orang di sekitar keduanya, namun menurut Hendri hal tersebut justru membuat semakin yakin.

“Ini kemudian pendapat ini langsung dibantah oleh orang-orang sekitar Jokowi dan Prabowo, silahkan tanya Menteri-menteri itu apakah mereka diendorse oleh Jokowi, ya gak bisa lah mesti kan jawabannya enggak,” ungkapnya.

“Tapi semakin dibantah, saya kok semakin yakin emang bener kok itu ada endorsan lah dari Pak Jokowi,” imbuh Hendri.

Pengamat Politik tersebut juga menuturkan, cawe-cawe tersebut sangat jelas terlihat dari para tokoh yang dipilih untuk masuk kabinet gemoy.

“Pak Prabowo percayalah sama saya kalau Menteri ini pasti bisa membantu, dan orang-orangnya itu kan hampir semuanya tepat tuh, Pratikno kemudian Pak Tito, dan lain-lain,” ujar Hendri.

Baca Juga: H-2 Pelantikan Presiden Baru! BLT Mitigasi Risiko Pangan Rp600 Ribu Bakal Jadi Cair di Era Prabowo Subianto? Ini Penjelasannya

Namun, meski dirinya meyakini adanya cawe-cawe dari Jokowi, sebagai pengamat politik Hendri memilih memberi kesempatan pada Prabowo untuk memimpin pemerintahan serta kabinetnya.

“Tapi begini saya memilih memberikan kesempatan kepada Pak Prabowo untuk memimpin pemerintahan dan untuk memimpin kabinetnya, masalah komposisi yang sekarang ada teman-teman dia di kabinet, ataupun orang-orang baru lainnya, saya persilahkan Pak Prabowo untuk memimpin,” katanya.

“Silahkan saja, hanya mungkin juga kita menerka-nerka boleh juga sampai seberapa lama orang-orang di kabinet ini akan bertahan di kabinetnya Pak Prabowo,” tambahnya lagi.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# kabinet gemoy
# Prabowo Subianto
# Pengamat Politik

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.