AYOJAKARTA.COM - Inovasi energi baru terbarukan kini semakin diperbincangankan setelah munculnya bahan bakar Bioetanol Aren.
Bioetanol ini merupakan bahan bakar yang diproduksi dengan menggunakan bahan baku aren.
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pun buka suara terkait munculnya Bioetanol Aren ini.
BRIN mengatakan jika inovasi baru ini bisa menjawab kebutuhan BBM bersih di Indonesia.
Bahkan, dari hasil kajian BRIN di laboratorium menunjukkan jika penggunaan Bioetanol pada kendaraan sebagai campuran, misal E5 atau E10 membuktikan bisa menurunkan emisi gas buang kendaraan.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Organisasi Riset Energi dan Manufaktur BRIN, Cuk Supriyadi Ali Nandar.
Menurutnya, jika BBM ini sudah memenuhi standar mutu yang ditetapkan Kementerian ESDM, maka aman untuk digunakan di kendaraan.
Baca Juga: Harga Sembako Jelang Nataru di DKI Jakarta Dipastikan Stabil
Namun, Cuk Supriyadi meminta penggunaan aren sebagai bahan baku Bioetanol ini harus dipastikan tidak mengandung impuritis.
Oleh sebab itu, perlu dilakukan uji lebih lanjut karakteristiknya dan dampak melakui uji performa mesin.
Selain itu, teknologi pasca panen perlu dikaji untuk meminimalkan pengeluaran produksi.
Dengan demikian, BRIN dan Pertamina NRE bekerja sama dalam pengembangan bioetanol berbasis aren yang terintegrasi dengan panas bumi.***

Share this article
BRIN ungkap hasil kajian bahan bakar Bioetanol Aren, benarkah aman untuk kendaraan?