AYOJAKARTA.COM - Hati-hati dengan modus penipuan terbaru di tengah gempuran AI, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) baru-baru ini mengungkapkan adanya modus penipuan jika mengangkat telepon Nomor tidak dikenal.
Terlebih saat ini teknologi sudah semakin canggih dengan adanya AI yang berpotensi untuk mengkloning suara untuk dimanfaatkan tindak Kejahatan.
Melalui Instagram resmi BSSN yang dikutip ayojakarta.com pada Sabtu, 7 Februari 2026 terdapat Imbauan untuk tidak menerima telepon dari Nomor tak dikenal.
"Bayangkan menerima telepon dari suara yang terdengar persis seperti orang terdekatmu... Ternyata itu penipuan di era AI, klonig suara memungkinkan penipu meniru suara manusia dengan sangat realistis," tulis akun BSSN.
Lebih lanjut BSSN menyebutkan klonig suara dapat terjadi jika masyarakat dengan mudah mengangkat nomor asking dan merespons 'halo'.
Dengan hanya kata 'halo' yang terdengar maka akan dengan mudah ditiru.
"Rekaman suara kita, tanpa disadari AI yang membekukan kata-kata 'HALO' menjadi duplikat digita, lalu mereka menggunakan suaramu lalu menitunya," lanjut BSSN.
Baca Juga: Semarak Tahun Baru Imlek 2026 di DKI Jakarta: 5 Acara dan Lokasi yang Wajib Kamu Tahu
Berikut beberapa tips dan Imbauan bagi masyarakat untuk terhindar dari modus kejahatan ini mulai dari melakukan mekanisme verifikasi dengan keluarga terdekat, mengurangi memposting rekaman suara secara publik.***

Share this article
Hati-hati dengan modus penipuan terbaru di tengah gempuran AI, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) baru-baru ini mengungkapkan adanya modus penipuan jika mengangkat telepon Nomor tidak dikenal.