AYOJAKARTA.COM - Masih ingat dengan kasus kematian siswa SMP Afif Maulana di Padang yang diduga karena dianiaya? Hasil ekshumasinya telah keluar.
Tim dokter yang tergabung dalam Perhimpunan Forensik dan Midakolegal Indonesia (PDFMI) merilis hasil ekshumasi yang dilakukan terhadap kasus kematian Afif Maulana.
PDFMI menyampaikan kalau kematian Afif Maulana disebabkan karena jatuh dari ketinggian 14,7 meter.
“Dari hasiI penelusuran kami, penyebab kematian almarhum adalah cedera berat di beberapa area, terutama di bagian pinggang, punggung, dan kepala yanh menyebabkan patah tulang di bagian belakang kepala dan luka serius pada otak, ini adalah hasil dari cedera tumpul yang terjadi akibat jatuh dari ketinggian, kata Ketua Tim Ekshumasi PDFMI Ade Irmansyah yang dikutip Ayojakarta dari Instagram @ctd.insider.
Baca Juga: Hasil Cek Saldo KKS Setelah BPNT September-Oktober Sudah SPM, Ada Saldo Rp400 yang Masuk?
Ade menjelaskan bahwa timnya tidak hanya menganalisi jasad korban, namun juga mencocokannya dengan tempat kejadian, dokumen pendukung, serta keterangan dari Polresta Padang, LBH, dan Lembaga Perlindungan Korban dan Saksi.
Dari situ, kemudian ada tig simulasi yang mungkin menjadi penyebab kematian Afif.
Yang pertama tewas karena jatuh dari motor saat Polisi berusaha mencegah tawuran bersajam, penganiayaan, kemudian tewas karena jatuh dari jembatan.
Setelah mencocokan dengan kondisi korban, hasilnya ditemukan kesesuaian dengan simulasi ketiga yaitu jatuh dari jembatan Kuranji.
Sementara itu, untuk opsi Afif tewas karena jatuh dari motor karena ditendang bisa dikesampingkan dulu karena kecepatan motor yang dibonceng Afif tidak sampai menimbulkan kondisi seperti yang ada pada tubuh korban.
Baca Juga: 5 Tempat Makan di Kota Padang yang Rasanya Mantap, Cek Alamatnya
“Tidak mungkin ada satu orang yang bisa memukul atau menendang dengan kekuatan yang sama dan biasanya juga menimbulkan patah di lokasi yang random dan tidak mungkin hampir segaris," kata Ade.
Sedangkan untuk opsi tewas karena kekerasan tidak berkesuaian dengan kondisi patah tulang iga di bagian belakang tubuh korban.
Sebab, biasanya kekerasan menyebabkan patah di bagian depan.
Ade juga menjelaskan mengenai kesimpulan kematian Afif akibat jatuh dari ketinggian itu juga semakin diperkuat dengan jenis dan pola luka di tubuh korban.***

Share this article
Tim dokter yang tergabung dalam Perhimpunan Forensik dan Midakolegal Indonesia (PDFMI) merilis hasil ekshumasi kasus Afif Maulana..