Mending Pakai Hasil SKD 2023 atau Ikut SKD 2024? Pertimbangkan 8 Hal Ini Jika Ingin Lolos CPNS 2024

Peserta CPNS 2024 yang telah dinyatakan lolos seleksi administrasi memiliki opsi untuk tidak mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).
Peserta CPNS 2024 yang telah dinyatakan lolos seleksi administrasi memiliki opsi untuk tidak mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

AYOJAKARTA.COM – Ada beberapa hal yang harus kamu ketahui jika telah dinyatakan lolos seleksi administrasi pada pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2024.

Perlu diketahui bahwa peserta CPNS 2024 yang telah dinyatakan lolos seleksi administrasi memiliki opsi untuk tidak mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Jika tidak ingin mengikuti tes SKD di tahun 2024, maka peserta harus memiliki nilai SKD dari tahun 2023 yang melebihi nilai ambang batas atau passing grade.

Informasi ini sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Suharmen, selaku Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Suharmen menjelaskan bahwa peserta yang telah dinyatakan lolos seleksi administrasi CPNS 2024, bisa memilih untuk mengikuti SKD di tahun ini atau menggunakan nilai dari sertifikat SKD CAT BKN tahun 2024.

Apakah lebih baik menggunakan hasil SKD 2023 atau mengikuti SKD di tahun 2024 ini?

Ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan jika ingin lolos CPNS 2024, berikut daftarnya sebagaimana dikutip AyoJakarta.com dari Instagram @bkngoidofficial pada Jumat, 20 September 2024.

Baca Juga: Lolos Administrasi CPNS Kemenkumham 2024? Ini 15 Kanwil dengan Persaingan Terketat Formasi Pemeriksa Imigrasi

Menggunakan SKD tahun 2023

1. Pastikan melamar pada jenjang pendidikan yang sama saat melamar seleksi CPNS di tahun sebelumnya. Misalnya di tahun lalu melamar formasi jenjang S1 maka di tahun ini juga melamar jenjang pendidikan yang sama.

2. Jabatan dan instansi yang dilamar tidak harus sama dengan pendaftaran CPNS di tahun sebelumnya. Contohnya di tahun lalu melamar sebagai pengelola pelayanan publik di Kominfo, di tahun ini melamar sebagai pranata humas di BKN asal tingkat pendidikan sama dan memenuhi syarat instansi.

3. Pastikan SKD tahun lalu memenuhi syarat ambang batas atau passing grade.

4. Pelamar yang memilih untuk menggunakan nilai SKD tahun anggaran 2023 tidak dapat mengikuti SKD di tahun 2024.

5. Tidak perlu ikut ujian SKD di tahun ini jika kamu merasa nilai SKD di tahun 2023 sudah tinggi dan dapat bersaing dengan pelamar lain.

Baca Juga: Sudah Diumumkan! 10 Instansi CPNS Pusat dan Daerah dengan Tingkat Persaingan Tertinggi dari BKN: Kemenkumham Paling Sulit

Mengikuti SKD tahun 2024

1. Pendaftar yang tahun ini upgrade jenjang pendidikan, maka wajib untuk mengikuti SKD di tahun 2024 ini.

2. Pendaftar yang yakin dengan kemampuan yang sekarang bisa mendapatkan nilai SKD yang lebih besar dari yang didapatkan di tahun 2023.

3. Nilai SKD di tahun sebelumnya belum maksimal dan pendaftar merasa tidak bisa bersaing dengan nilai tersebut dengan pelamar CPNS di tahun 2024.

Itulah 8 pertimbangan saat harus memilih menggunakan nilai SKD 2023 atau mengikuti SKD di tahun 2024.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Passing Grade
# CPNS 2024
# SKD

News Update

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.