Reza Indragiri Sentil Mabes Polri Tak Lagi Jadikan Kasus Vina Cirebon Prioritas, Hingga Sebut Lupa Instruksi 'Tuntas dan Transparan'

Ahli Psikologi Forensik, Reza Indragiri
Ahli Psikologi Forensik, Reza Indragiri

AYOJAKARTA.COM - Kasus kematian Vina Cirebon dan Eky masih menimbulkan tanda tanya besar.

Pasalnya hingga delapan tahun semenjak kejadian Vina Cirebon dan Eky diusut di tahun 2016, hingga sekarang penyebab kematian kedua korban masih belum terungkap jelas.

Setelah satu terpidana bebas, Saka Tatal mengajukan Peninjauan Kembali, kini giliran enam terpidana lain juga berjuang untuk mendapatkan keadilan melalui permohonan PK.

Saat sidang PK enam terpidana digelar hari Rabu, 11 September 2024 di Pengadilan Negeri Cirebon, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) turut hadir untuk mendampingi enam terpidana.

Baca Juga: Daftar BPOM? Cek 5 Formasi dengan Jumlah Peminat Terendah dan Tertinggi di Seleksi CPNS 2024

Ahli Psikologi Forensik, Reza Indragiri memberikan pandangannya terkait belum terselesaikannya kasus Vina Cirebon ini dari sudut pandang berbeda.

Dosen dan juga Konsultan Sumber Daya Manusia ini mengungkap dugaan adanya sikap Mabes Polri yang cenderung inkonsisten.

"Terus terang tidak ada implikasi secara langsung dengan kehadiran LPSK tersebut terhadap proses PK."

"Tetapi paling tidak secara psikologi, masyarakat akan melihat tampaknya sekarang sudah ada satu alat negara, satu representasi negara yang berada pada posisi enam terpidana," ujar Reza, dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Fristian Griec Media Official, hari Kamis, 12 September 2024.

Baca Juga: Viral Isu Lolly Hamil! Vadel Badjideh Beri Klarifikasi: Itu Gak Bener Itu Bohong Semua, Hubungan Kita Positif Aja!

Dalam penjelasannya, Reza Indragiri juga menyinggung sikap Mabes Polri yang dirasa kurang memberikan respon dan aksi terhadap pengungkapan kasus Vina dan Eky.

"Dengan segala hormat, kendati Kapolri sudah mengatakan bahwa pengungkapan peristiwa Cirebon harus tuntas dan transparan, bahkan sampai membentuk timsus untuk katakanlah semacam eksaminasi atau investigasi ulang atas peristiwa Cirebon,"

"Tapi praktis sampai hari ini kita belum melihat sampai di mana gerangan Mabes Polri ingin memposisikan dirinya," ungkapnya.

Reza Indragiri juga mengungkapkan fakta terkait simpulan yang dirasa sudah tercapai oleh Mabes Polri terkait proses pengungkapan kasus kematian Vina dan Eky.

"Firasat saya mengatakan Mabes Polri sudah mencapai sebuah simpulan. Bahwa sesungguhnya ada atau tidak peristiwa meninggalnya Eky dan Vina,"

" Kemudian sesungguhnya ada atau tidak pelanggaran etik yang sudah dilakukan entah itu oleh Rudiana selaku personel Polisi dan sekaligus merupakan orang tua korban (Eky),"

"Adakah pelanggaran etik yang dilakukan oleh penyidik tahun 2016 dan 2024," kata Reza.

Reza juga mengkritisi alasan Mabes Polri tidak kunjung mengumumkan ke publik terkait apa simpulan yang didapatkan dari proses pengungkapan kasus kematian Vina Cirebon dan Eky.

Baca Juga: Bstation Error? Ini 4 Penyebab Gagal Memuat dan Cara Mengatasinya

"Itu yang saya pertanyakan mbak Fristian, pertengahan Agustus 2024, saya melakukan komunikasi secara tertulis dengan dua Pihak,"

"Pertama hotline number Polda Jabar yang khusus untuk menampung pertanyaan atau aduan terkait pengungkapan kasus Vina Cirebon ini, tetapi tidak direspon,"

"Saya juga mengirimkan e-mail ke Divisi Humas Mabes Polri tetapi juga tidak direspon," ujarnya.

Menurutnya, Polda Jabar dan Divisi Humas Mabes Polri sepertinya lupa dengan perkataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bahwa peristiwa Cirebon harus diungkap secara tuntas dan transparan.

Baca Juga: Kenapa Bstation Tidak Bisa Dibuka? Ini 3 Penyebab dan Solusinya

"Tuntasnya kapan saya tidak tahu. Jangankan bicara tentang ketuntasan, transparansinya pun, saya punya alasan untuk saya pertanyakan," tambahnya.

Reza merasa bahwa kasus Vina Cirebon ini sudah tidak menjadi salah satu perhatian utama dari Polri untuk mengungkap peristiwa sebenarnya.

"Saya buka website Humas Mabes Polri, pemberitaan yang memuat tentang sikap Polri terkait peristiwa Cirebon itu yang terakhir 26 Juni atau semacam itulah, setelah itu tidak ada pemberitaan berikutnya."

"Jadi kita tidak punya gambaran tentang sikap Polri seperti apa, majukah, mundurkah, jalan di tempat kah atau lupa kah, kita tidak punya gambaran itu," ujar Reza.

Reza mengungkap ada rasa kekhawatiran muncul, terkait sikap Polri yang cenderung inkonsisten dan tidak menjadikan pengungkapan kasus kematian Vina Cirebon dan Eky ini sebagai prioritas.

"Jadi saya khawatir, peristiwa Cirebon tidak lagi menempati prioritas tinggi di mata Polri, karena sejak terakhir bulan Juni, sudah tidak ada pemutakhiran berita tentang peristiwa Cirebon oleh Polri," pungkasnya. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Mabes Polri
# Reza Indragiri
# Vina Cirebon
# Eky

News Update

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.