4 Saksi Alibi Hadir, Tangis Eka Sandi Pecah Saat Sidang PK 6 Terpidana Kasus Vina dan Eky, Terungkap Fakta Mencengangkan!

Eka Sandi dan lima terpidana kasus Vina dan Eky memberikan kesaksian pada sidang lanjutan PK di Pengadilan Negeri Cirebon, hari Rabu, 11 September 2024.
Eka Sandi dan lima terpidana kasus Vina dan Eky memberikan kesaksian pada sidang lanjutan PK di Pengadilan Negeri Cirebon, hari Rabu, 11 September 2024.



AYOJAKARTA.COM
Pengadilan Negeri Cirebon Jawa Barat kembali menggelar sidang lanjutan PK (Peninjauan Kembali) enam terpidana kasus kematian Vina dan Eky 

Sidang digelar hari ini, Rabu, 11 September 2024, pukul 10.50 WIB dengan agenda menghadirkan saksi alibi atau saksi fakta untuk memperkuat keterangan enam terpidana. 

Sidang lanjutan PK hari ini juga akan memeriksa bukti dokumen serta empat orang saksi fakta yang dihadirkan oleh til kuasa hukum enam terpidana. 

Kuasa hukum enam terpidana, Jan Sangapan Hutabarat menjelaskan bahwa dalam sidang lanjutan PK ini, sudah menyiapkan novum berupa bukti surat, dokumen, dan berkas lainnya. 

Baca Juga: Bstation Error? Ini 4 Penyebab Gagal Memuat dan Cara Mengatasinya

Tidak hanya bukti surat, tim kuasa hukum juga sudah menyiapkan empat orang saksi alibi atau fakta dari total 11 saksi yang nantinya akan dihadirkan saat sidang PK lanjutan hingga hari Jum'at, 13 September 2024 dengan agenda pembuktian keterangan saksi. 

"Keterangan mengenai keberadaan enam terpidana pada malam kejadian ini untuk esok hari hanya empat orang,"

"Karena masih ada 11 orang yang akan kira periksa pada keesokan harinya", ungkap Jan Sangapan, dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Kompas TV, hari Rabu, 11 September 2024.

Menurutnya dengan keterangan para saksi alibi yang dihadirkan maka akan dapat memperkuat keterangan enam terpidana yang mengakui tidak pernah terlibat dalam penganiayaan hingga pembunuhan Vina dan Eky, tanggal 27 Agustus 2016 silam.

Baca Juga: Kenapa Bstation Tidak Bisa Dibuka? Ini 3 Penyebab dan Solusinya

"Jadi kita harapkan, bahwa dengan keterangan para saksi ini akan lebih membuka kebenaran daripada kasus meninggalnya Eky dan Vina," ujarnya.

Tim kuasa hukum enam terpidana juga menerangkan nantinya ada 39 saksi fakta dan saksi ahli yang akan dihadirkan dalam sidang lanjutan PK ini.

Saksi ahli mulai dari ahli forensik dan ahli hukum pidana seperti Reza Indragiri dan Susno Duadji juga akan dihadirkan untuk menganalisis kasus kematian Vina dan Eky.

Sebelum empat saksi fakta memberikan keterangan, keenam terpidana hari ini juga diagendakan akan memberikan kesaksian dalam sidang lanjutan PK.

Enam terpidana yang hadir, di antaranya Eko, Eka Sandi, Rivaldi, Hadi, Jaya dan Supriyanto akan memberikan keterangan terkait keberadaan mereka pada waktu kejadian meninggalnya Vina dan Eky delapan tahun silam.

Memang yang menjadi simpang siur terkait adanya dua keterangan atau kesaksian yang berbeda di antara enam terpidana dengan versi polisi atau putusan hakim di tahun 2017.

Di mana menurut enam terpidana, bahwa saat malam kejadian, mereka tidak berada di lokasi meninggalnya Vina dan Eky melainkan sedang berkumpul di warung Bu Nining.

Setelah itu, mereka berpindah ke rumah Bapak Pasren selalu ketua RT 02, Kelurahan Karyamulya, Kota Cirebon untuk menginap kemudian keesokan harinya baru pulang ke rumah masing-masing.

Sedangkan berdasarkan hasil putusan hakim Pengadilan Negeri Cirebon tahun 2017 dan keterangan saksi polisi, bahwa saat malam kejadian, keenam terpidana berada di lokasi meninggalnya Vina dan Eky yaitu di depan SMPN 11 Cirebon.

Baca Juga: Toni RM Desak Hakim Jangan Penakut di Sidang PK Enam Terpidana Kasus Vina dan Eky Cirebon

Saat keterangan enam terpidana, salah satu terpidana vonis seumur hidup penjara, Eka Sandi sempat mencuri perhatian publik.

Pasalnya, sambil menangis, Eka Sandi mengungkapkan fakta mencengangkan setelah dilakukan penangkapan dan menjalani pemeriksaan di Polresta Cirebon Kota, delapan tahun silam.

Eka Sandi dan keenam terpidana lainnya juga termasuk Saka Tatal mengalami penganiayaan hebat dari oknum polisi Polresta Cirebon Kota.

"Sama kaya Hadi, saya dipukuli, dimasuki rokok (di dalam telinga terus ditutup), rokok yang nyala pak, kita benar-benar dibuat, diinjek-injek gitu,"

 Baca Juga: Sudah 245.381 Pelamar CPNS 2024 yang Dinyatakan TMS, Ini Beberapa Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Finalisasi Pendaftaran di Hari Terakhir Ini!

"Saya lihat adik saya (Aldi) diinjek-injek gtu, saya bilang jangan, saya aja yang dipukulin, tetap aja pak, kita diinjek-injek semuanya," ujar Eka Sandi.

Eka Sandi juga mengaku mendapatkan penganiayaan hingga disetrum dari oknum polisi.

"Kita juga disetrum, kaya kotak kecil gtu, lalu kita dipindahkan ke tempat tahanan juga, lalu ada yang minta minum, ndak tau siapa yang minta minumnya, kita disuruh juga minum air k*ncing," tambahnya.

Saat berada di Polresta Cirebon Kota, Eka Sandi dan enam terpidana lainnya juga dipukuli secara bergantian oleh beberapa oknum polisi.

"Kita dipukuli ganti-ganti orang pokoknya satu satu masuk sampai banyak.

"Dari pagi hingga sore kita disiksa terus disitu, kita suruh berjejer dan merek melempar nasi bungkus ke muka kita."

"Dibilang ada pemerkosaan juga, kita sempat berontak minta bukti cctv, sidik jari, tes sper**."

"Malamnya kita dibawa ke Polda sudah ndak tau lagi mau apa," pungkas Eka dengan nada suara bergetar.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Jan Sangapan
# Eka Sandi
# Vina
# Eky
# PK

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.