AYOJAKARTA.COM - Masyarakat Indonesia menduduki peringkat pertama di dunia sebagai bangsa yang paling banyak menelan mikroplastik.
Ini lima sumber yang membuat Indonesia berada di peringkat pertama yang paling banyak menelan mikroplastik dan nanoplastik.
Sejumlah peneliti mengungkap, masyarakat Indonesia mengonsumsi sekitar 15 gram mikroplastik per bulan.
Hal itu berdasarkan hasil penelitian yang dipublikasikan oleh Environmental Science and Technology.
Berikut 5 produk teratas yang jadi sumber paparan mikroplastik yang dilansir Ayojakarta.com dari Instagram @cnbcindonesia, Selasa 10 September 2024.
Baca Juga: Tes IQ: Ada 1 Kombinasi Angka Janggal dari Deretan 5242, Yakin Bisa Menebaknya dalam 5 Detik Saja?
1. Talenan plastik
Berdasarkan penelitian yang dilakukan American Chemical Society (ACS).
Talenan plastik dapat membuat penggunanya terpapar hingga 79,4 juta mikroplastik polipropilena atau sejenis polimer plastik dalam setiap tahunnya.
Artinya, menggunakan talenan plastik berpotensi meningkatkan perpindahan mikroplastik ke makanan.
2. Teh celup
Banyak kantong teh yang dibuat dari plastik polipropilen yang tidak ramah lingkungan.
Air panas yang dipakai untuk menyeduh teh dapat melepaskan jutaan mikroplastik dari kantongnya.
Baca Juga: Kisah Inspiratif Usaha Telur Asin Abinisa: Bagaimana BRI Membantu Meningkatkan Omzet
Kantong teh disebut mengandung zat berbahaya. Termasuk senyawa fluor, arsenik, garam radium, alumunium, tembaga, timbal, merkuri, kadmium, barium dan nitrat.
3. Wadah es batu plastik
Meskipun penelitiannya masih sedikit. Pembekuan plastik dapat menyebabkan mikroplastik larut ke dalam air.
Mirip dengan proses yang terjadi pada plastik yang dipanaskan.
4. Wadah Plastik yang dapat dipanaskan dengan microwave
Baca Juga: Pendaftaran CPNS 2024 Akan Segera Ditutup, 245.381 Pelamar Dinyatakan TMS, Kok Bisa?
Meskipun diberi label 'aman untuk microwave', produk plastik tersebut dapat melepaskan sejumlah besar mikroplastik ke dalam makanan.
Terutama ketika dipanaskan. Sebaiknya hindari produk yang dikemas dengan ftalat, stirena dan bisfenol.
Itu adalah jenis bahan kimia yang terkait dengan berbagai plastik.
5. Gelas kertas
Minum minuman panas dengan gelas kertas ternyata dapat menyebabkan pelepasan berbagai bahan kimia.
Termasuk fluorida, klorida, sulfat dan nitrat.***
Baca Juga: Tanggal 10 September 2024 Diperingati sebagai Hari Apa? Simak di Sini Ulasannya
Share this article
Masyarakat Indonesia menduduki peringkat pertama di dunia sebagai bangsa yang paling banyak menelan mikroplastik.