Karir Politik Dianggap Mati Pasca Absen di Ajang Pilkada Serentak, Anies Baswedan Ingin Membuat Partai Baru, ini Namanya

Anies Baswedan
Anies Baswedan

AYOJAKARTA.COM- Meski mendapat dukungan besar dan tercatat memiliki elektabilitas paling tinggi, Anies Baswedan absen dari ajang Pilkada serentak.

Dianggap karena bukan merupakan bagian atau kader partai, karir politik Anies Baswedan oleh sejumlah kalangan disebut telah berakhir sebelum Pilkada serentak dimulai.

Absennya Anies Baswedan dalam kontestasi Pilkada serentak 2024, oleh sejumlah pihak juga disebut untuk meminimalisir peta persaingan Pilpres di tahun 2029 mendatang.

Tanpa kendaraan dan mesin politik yang bersedia memberi dukungan, peluang bagi status quo untuk mempertahankan kekuasaan akan berjalan mulus tanpa banyak hambatan.

Baca Juga: BLT Hari Ini Sudah Bisa Dicairkan di Kantor Pos, Saldo Masuk KKS Sebesar Rp600.000

Guna menyiasati derasnya arus perubahan yang diinginkan masyarakat luas, Anies melalui unggahan video memberi isyarat membuat partai politik.

Menurut Anies, sebagian besar partai politik dalam keadaan tersandera oleh kekuasaan sehingga tidak lagi memiliki kedaulatan.

“Kalau masuk partai, partai mana yang sekarang tidak tersandera oleh kekuasaan, jangankan dimasuki mencalonkan saja terancam,” ungkap Anies Baswedan dikutip dari kanal YouTube Anies Baswedan, Sabtu (31/8/2024). 

Dalam kondisi partai politik yang terpenjara oleh kekuasaan, menurut Anies menjadi resiko tersendiri bagi yang mengusulkan.

Baca Juga: Ditutup 6 September 2024! Ini 6 Formasi CPNS 2024 dengan Kuota Terbanyak dan Gaji Tertinggi Untuk Lulusan S1 Manajemen

Sehingga langkah nyata yang dapat dilakukan dalam menghadapi kenyataan politik saat ini, menurut Anies adalah dengan mempertimbangkan membuat partai politik baru.

Pembuatan partai politik yang baru, menurut Anies bisa menjadi salah satu cara untuk menjadikan rakyat Indonesia memiliki kesetaraan.

“Kita lihat kedepan, semoga tidak terlalu lama lagi kita bisa mewujudkan langkah-langkah konkret untuk bisa mewadahi gerakan yang semakin hari makin membesar,” tegasnya.

Pernyataan yang disampaikan Anies melalui unggahan video, menurut M Qodari selaku Analis Politik merupakan suatu kode keras.

Selain karena Anies Baswedan membutuhkan panggung untuk terus berkiprah di dunia politik, pembuatan parpol juga merupakan salah satu cara menghidupkan karir politik.

Dengan berakhirnya masa pendaftaran Pilkada serentak, peluang karir politik bagi Anies untuk tetap hidup menurut Qodari hanya tersisa kursi menteri.

“Yang menutup peluang Anies itu PDIP, kalau masuk kabinet rasanya sulit karena pernah dikasih nilai 11 dari 100,” ungkap Qodari dikutip dari kanal YouTube Metro TV.

Berada dalam situasi yang relatif tidak menguntungkan, menurut Qodari satu-satunya cara untuk tetap menghidupkan karir politik bagi Anies adalah dengan membuat Partai.

Baca Juga: 20 Jurusan D3, D4 dan S1 yang Sepi Peminat di Universitas Airlangga (UNAIR) Serta Daya Tampung, Ada Kedokteran Hewan!

Namun demikian, Qodari mengingatkan bahwa partai politik yang akan dibuat oleh Anies akan relatif kesulitan karena benturan regulasi dan perundangan.

Terkait dengan kemungkinan nama partai politik untuk bisa menghidupkan karir politik, Qodari mengutip kata yang sering diucapkan oleh Anies.

“Pak Anies itu butuh panggung politik, jangan-jangan judul partainya nanti Partai Pribumi, bagus juga itu sering digemakan oleh Beliau,” pungkas Qodari. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Anies Baswedan
# Pilkada
# politik

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.