AYOJAKARTA.COM -- Setelah batal maju di pemilihan kepada daerah (Pilkada) Jakarta 2024, Anies Baswedan digadang-gadang akan maju di Pilkada Jabar 2024.
Namun, hingga batas akhir pendaftaran calon kepala daerah ditutup pada Kamis, 29 Agustus pukul 23.59 WIB, Anies Baswedan batal berkontestasi pemilihan kepala daerah Jawa Barat.
Saat disinggung terkait alasan mengapa dirinya batal maju di Pilkada Jakarta dan Jabar, Anies tidak menjelaskannya secara rinci.
Ia hanya berpesan agar bersama-sama bisa menjaga demokrasi tetap sehat.
"Semuanya jaga semangat, kita semua ingin jaga demokrasi kita terus sehat," ungkap Anies Baswedan dikutip dari YouTube Kompas TV pada Jumat, 30 Agustus 2024.
Namun melalui juru bicara Anies Baswedan, Sahrin Hamid menjelaskan terkait alasan Anies batal maju di Pilkada Jabar.
Dalam Pilkada Jakarta 2024, Sahrin mengklaim banyak aspirasi dari masyarakat yang menginginkan Anies untuk kembali maju memimpin Jakarta.
Baca Juga: Gagal Maju Pilkada Jakarta 2024, Anies Baswedan Sampaikan Ini ke para Calon Kepala Daerah
"Kalau di Jakarta banyak memang banyak aspirasi warga masyarakat yang meminta Mas Anies untuk maju di pilkada Jakarta. Dan itu juga terefleksi dalam keputusan partai di tingkat wilayah maupun di tingkat daerah yang meminta Mas Anies untuk maju di Pilkada Jakarta," ungkap Sahrin Hamid.
Hal ini justru berbeda ketika akan maju di Pilkada Jabar 2024, Sahrin menyebut jika tidak adanya aspirasi dari warga setempat menjadi salah satu alasan mengapa Anies Baswedan tidak maju kontestasi politik di Jawa Barat.
"Jawa Barat itu tidak ada secara khusus permintaan dari warga masyarakat maupun aspirasi dari partai politik di tingkat daerah maupun di tingkat wilayah," lanjut Sahrin.
Melalui juru bicaranya Anies Baswedan menyampaikan terimakasih kepada partai yang telah meminta untuk maju di Jawa Barat.
Dengan banyaknya pertimbangan, Anies Baswedan batal maju di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jawa Barat 2024.
Sebelumnya, nama Anies Baswedan sempat digadang-gadang akan diusung oleh PDIP untuk maju di Pilkada Jakarta 2024.
Namun harapan ini musnah setelah PDI Perjuangan memutuskan untuk mengusung pasangan Pramono Anung - Rano Karno untuk maju di Jakarta.
Gagal maju di Jakarta, di akhir pendaftaran nama Anies justru mencuat kembali. Anies Baswedan diisukan akan maju di Pilkada Jabar berpasangan dengan Ono Surono.
Sayangnya, hingga hari terakhir pendaftaran calon kepala daerah wacana tersebut harus musnah. Lagi-lagi PDIP batal mengusung Anies Baswedan untuk maju di Pilkada Jawa Barat.
PDIP akhirnya mengumumkan pasangan Jeje Wiradinata-Ronald Surapradja sebagai calon gubernur dan calon wakil gubernur Jawa Barat.

Share this article
Saat disinggung terkait alasan mengapa dirinya batal maju di Pilkada Jakarta dan Jabar, Anies Baswedan tidak menjelaskannya secara rinci.