5 Kesalahan Fatal yang Sering Menyebabkan Peserta CPNS 2024 Gagal atau Dianggap Tidak Memenuhi Syarat Administrasi

Seleksi CPNS 2024
Seleksi CPNS 2024

AYOJAKARTA.COM - Melalui Surat dengan Nomor 5419/B-K.04.01/SD/K/2024, pada 20 Agustus 2024 lalu BKN secara resmi mengumumkan pendaftaran CPNS 2024.

Dalam proses rekrutmen tersebut, setiap peserta CPNS 2024 selain harus memenuhi kualifikasi juga wajib dinyatakan lulus dalam berbagai jenis tahap seleksi.

Seleksi administrasi merupakan salah satu tahap paling penting dan menentukan dalam proses pendaftaran dan penerimaan CPNS 2024.

Karena menjadi pembuka bagi tahap-tahap selanjutnya, penting bagi setiap pendaftar CPNS 2024 mengenali sejumlah hal penting terkait seleksi administrasi.

Baca Juga: Gempa Megathrust di Indonesia Tinggal Tunggu Waktu, Ini 2 Wilayah yang Patut Diwaspadai

Dikutip dari kanal YouTube Kompas TV, Selasa (27/8/2024), hal penting yang perlu menjadi perhatian khusus bagi para peserta CPNS 2024 adalah memperhatikan jenis-jenis dokumen dibutuhkan.

Selain memastikan hasil pemindaian atau scan pas foto, swafoto dan dokumen penunjang, ketentuan terkait ukuran dan format ekstensi file juga patut diperhatikan.

Format ekstensi JPEG dan JPG, dan PDF serta ukuran minimum dan maksimum sejumlah dokumen perlu menjadi perhatian khusus.

Sebelum mengunggah dokumen sebagai prasyarat administrasi, setiap peserta CPNS 2024 perlu memperhatikan syarat yang dikeluarkan oleh instansi.

Baca Juga: KPM PKH dan BPNT Daerah Ini Berbahagia! Surat Undangan dari Desa dan Bank Sudah Turun Terkait Pengalihan Pencairan Bansos dari PT Pos ke Kartu KKS!

Hal penting lainnya yang perlu diperhatikan para peserta CPNS 2024 adalah Akreditasi Kampus dan Program Studi.

Tidak sedikit calon peserta CPNS 2024 mengalami kegagalan atau Tidak Memenuhi Syarat akibat adanya perbedaan sertifikasi akreditasi.

Program studi pada perguruan tinggi berkesempatan memperbaiki status akreditasi, sehingga memungkinkan adanya perbedaan akreditasi pada kurun waktu tertentu.

Agar hasil pendaftaran sesuai harapan, pastikan saat mengunggah sertifikasi akreditasi sudah sesuai dengan tahun kelulusan dan bukan sertifikasi akreditasi terbaru.

Hal penting ketiga yang perlu menjadi perhatian bagi para peserta CPNS 2024 adalah Kualifikasi Pendidikan.

Untuk menghindari kekeliruan dalam proses seleksi, pastikan antara kebutuhan instansi dengan syarat akademisi tidak ada perbedaan atau sesuai ketentuan.

Hal penting keempat yang perlu menjadi perhatian khusus bagi para pelamar CPNS 2024 adalah usia saat melamar formasi.

Beberapa instansi memberikan batas usia Maksimum dan Minimum dalam suatu Formasi tertentu, sehingga perlu menjadi perhatian pelamar.

Baca Juga: Gempa Magnitudo 5.8 Guncang Gunungkidul Yogyakarta Hari Ini, Getaran Sampai Terasa ke Pemalang

Hal penting kelima yang perlu mendapat perhatian khusus bagi para peserta CPNS 2024 adalah kelengkapan berkas pendaftaran.

Salah satu hal paling sering terjadi dan menyebabkan peserta dinyatakan TMS Administrasi adalah perbedaan format antara surat lamaran dan pernyataan.

Selain berkas, penyebab lain peserta CPNS 2024 TMS Administrasi adalah karena penggunaan meterai elektronik atau e-meterai tidak sesuai ketentuan.

Agar lulus CPNS 2024, pastikan setiap lembar e-meterai didapat dari situs resmi dan tidak dipergunakan secara berulang kali. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# CPNS 2024
# seleksi administrasi
# dokumen

News Update

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.