Teman Tongkrongan Eki Muncul dan Bongkar Fakta Mengejutkan dalam Kasus Vina Cirebon, Kuasa Hukum Iptu Rusdiana: Curiga Mereka Diciptakan Oleh...

Kuasa Hukum Iptu Rudiana, Pitra Romadoni (kiri) danTeman Eky Fransiskus Marbun (kanan)
Kuasa Hukum Iptu Rudiana, Pitra Romadoni (kiri) danTeman Eky Fransiskus Marbun (kanan)

AYOJAKARTA.COM - Kasus kematian sejoli Vina dan Eki di Cirebon hingga saat ini masih terus menyisakan teka-teki yang belum bisa diurai.

Terkini, saksi baru dalam kasus yang terjadi tahun 2016 silam ini kembali muncul dan memberikan kesaksian yang dinilai cukup mencengangkan.

Saksi baru yang muncul tersebut ialah Fransiskus Marbun atau biasa disapa Frans, merupakan teman dekat dari korban Eki.

Salah satu kesaksian Frans yang cukup mengejutkan adalah, ia menyebut bahwa sebelum kejadian, almarhum Eki disebut sempat minum-minuman keras dan juga mengkonsumsi obat terlarang.

Baca Juga: H-1 Rekrutmen CPNS 2024 Dibuka, Ini Daftar Formasi di 13 Instansi Daerah yang Bisa Dilamar untuk Lulusan SMA-SMK Sederajat

Kemudian akhirnya banyak spekulasi yang muncul di publik, apakah betul bahwa apa yang sudah dilakukan oleh almarhum Eki ini bisa jadi menjurus ke kecelakaan lalu lintas.

Sebagaimana diketahui, karena yang selama ini dipermasalahkan dalam kasus ini adalah hal itu, yaitu penyebab Eki dan Vina meninggal.

Di mana ada kemungkinan dugaan kecelakaan lalu lintas, kemudian juga apabila dilihat dari kondisi motornya sebenarnya juga baik-baik saja jadi ada spekulasi jika keduanya merupakan korban pembunuhan.

Kesaksian yang disampaikan oleh teman dekat Eki yakni Fransiskus Marbun tersebut langsung mendapat tanggapan dari Pitra Romadoni selaku Kuasa Hukum Iptu Rudiana yang merupakan ayah Eki.

Baca Juga: UGM Kalah dari UT! Ini 10 PTN yang Lulusannya Paling Banyak Lolos CPNS, Terbanyak 9.436 Pelamar

Dikutip dari tayangan Youtube tvOneNews pada Rabu (21/8/2024), Pitra Romadoni mengingatkan agar Frans jangan asal memberikan kesaksian.

“Yang pertama saya ingin sampaikan kepada teman di aini agar asal jang bunyi gitu lho, karena kita berpatokan kepada data, bukti, dan fakta yang ada,” tegas Pitra.

“Almarhum ini kan sudah dilakukan 2 kali pemeriksaan kondisi fisik luar maupun dalam, nah visum juga telah dilakukan pada tanggal 27 Agustus 2016” terang Pitra.

Kemudian Pitra Romadoni menegaskan juga bahwa untuk memperkuat jika Eki korban pembunuhan juga sudah dilakukan ekshumasi.

“Dan untuk memperkuat jika itu adalah pembunuhan, penyidik telah melakukan ekshumasi,” ujar Pitra.

“Dalam artian pembongkaran makam untuk dilakukan otopsi,” lanjutnya.

Dari hasil eksumasi tersebut, Pitra Romadoni menegaskan bahwa tidak ditemukan adanya kandungan minuman keras maupun obat terlarang dalam jenazah Eki seperti yang disampaikan Fransiskus Marbun.

“Di dalam hasil otopsi itu ditemukan adanya minuman keras dan katanya obat-obat yang disampaikan oleh temannya itu,” jelas Pitra dengan tegas.

Baca Juga: Heboh Virus Mpox Mulai Mewabah di Indonesia, Seperti Ini Gejala dan Cara Penularannya

Bahkan Pitra menyebut jika apa yang disampaikan Fransiskus Marbun tersebut merupakan karangan saja.

“Saya kira itu adalah karang-karangan dia aja, kalau seumpamanya ada dia meminum minuman keras dan obat-obatan lainnya tentunya akan ditemukan dalam waktu dilaksanakan otopsi yang hasil ekshumasi tanggal 6 September tadi,” beber Pitra.

Tak cukup sampai disitu, Pitra Romadoni juga menyebut jika Fransiskus Marbun ini merupakan saksi yang sengaja diciptakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Saya curiga mereka ini diciptakan, oleh ada oknum yang tidak bertanggung jawab kalaupun seumpamanya tuduhan itu yang mereka lakukan itu seperti yang disampaikan oleh yang mengaku temannya itu terbukti tentu setelah dilakukan otopsi itu ditemukan itu,” jelas Pitra.

Baca Juga: 4 Wilayah Terpantau Sudah Tahap Burekol, Bansos PKH dan BPNT Juli-September 2024 Segera Cair

Pitra Romadoni juga menegaskan jika memang apa yang disampaikan Frans tersebut benar harusnya ia langsung menyampaikan ke penyidik bukan ke publik sehingga menimbulkan asumsi sesat.

“Kalau memang yang disampaikan dia itu dia menemukan bukti ataupun fakta lainnya seharusnya dia ini ke penyidik menyampaikannya bukan malah dia ini koar-koar menyesatkan publik,” tegas Pitra.

“Kalau dibilang itu kecelakaan itu tidak masuk akal dan tidak logika, dari hasil otopsi, dari visum, dan dari barang bukti sepeda motor, itu tidak ada kesesuaian untuk kecelakaan,” lanjutnya lagi.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Frans
# Eki
# Vina

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.