Vina Diduga Kecelakaan Bukan Dibunuh di Sidang PK Saka Tatal, Guru Besar UI: Agak Sulit Membuktikan Itu Kecelakaan

Guru Besar Hukum Pidana UI, Prof Harkristuti  Harkrisnowo Soal Kasus Vina Cirebon
Guru Besar Hukum Pidana UI, Prof Harkristuti Harkrisnowo Soal Kasus Vina Cirebon

AYOJAKARTA.COM – Kasus pembunuhan Vina dan Eky belum menemui titik terang.

Sidang peninjauan kembali (PK) yang diajukan Saka Tatal, eks terpidana kasus pembunuhan Vina di Cirebon mengungkapkan adanya kelemahan dalam bukti ilmiah terkait kasus yang terjadi pada tahun 2016 tersebut.

Beberapa ahli juga mempertanyakan kekuatan bukti yang digunakan dalam kasus ini.

Sidang PK Saka Tatal bertujuan untuk membuktikan bahwa Vina dan Eky sebenarnya tewas akibat kecelakaan.

Baca Juga: Usai Sidang PK Saka Tatal di Kasus Vina Cirebon, Farhat Abbas: Terjadi Jebakan Batman!

Menurut Guru Besar Hukum Pidana UI, Prof Harkristuti Harkrisnowo dalam sidang PK diperlukan adanya novum, info baru yang sebelumnya tak diketahui pengadilan untuk membenarkan pembebasan para terdakwa.

“Dalam PK itu yang dibutuhkan adalah novum sesuatu yang baru yang tidak diketahui sebelumnya oleh pengadilan sehingga ini layak untuk bisa membebaskan terdakwa kira-kira begitu”, ucap Guru Besar Hukum Pidana UI, Prof Harkristuti Harkrisnowo dikutip Ayojakarta.com dari YouTube KOMPASTV pada Jumat, 2 Agustus 2024.

Guru Besar Hukum Pidana UI tersebut juga menyampaikan pada tahun 2016 lalu, jika memang dianggap kecelakaan tak ada penyidikan yang lebih mendalam itu yang menyebabkan tidak ada bukti.

“Nah tapi dalam hal ini kan sesuatu yang sudah diputuskan oleh pengadilan sebagai pembunuhan itu berawal dari kecurigaan polisi tadi. Ya bahwa itu suatu kecelakaan, masalahnya adalah waktu itu dianggap kecelakaan tidak ada penyidikan”, ujarnya.

“Harusnya kan kalau memang itu diduga ada kecelakaan ada penyidikan, tapi ternyata nggak ada sehingga memang sama sekali tidak ada bukti bahwa itu adalah suatu insiden suatu kecelakaan, ini yang menyulitkan apalagi kemudian diputus bahwa itu adalah pembunuhan”, lanjutnya.

Baca Juga: Kuasa Hukum Pegi Setiawan Beberkan Kejanggalan di Kasus Vina Cirebon saat Sidang PK Saka Tatal, Ada Perbedaan Alamat

Ia juga menilai jika kuasa hukum Saka Tatal kembali mengatakan kasus ini merupakan kasus kecelakaan menurut Prof Harkristuti bukan sesuatu yang mudah untuk dibuktikan.

“Sehingga ketika Saka Tatal, Kuasa hukumnya kembali mengatakan bahwa ini adalah suatu kecelakaan buat saya itu bukan sesuatu yang mudah untuk dibuktikan”, ucapnya.

“Karena alat-alat buktinya tuh hampir tidak ada ya karena pada saat itu walaupun polisi awalnya mengatakan kecelakaan tapi tidak ada proses penyidikan dan proses penyidikan itu juga berarti tidak ada alat-alat bukti atau dokumen yang menunjukkan bahwa ini adalah kecelakaan”, sambungnya.

Baca Juga: Sebut Perkara Tidak Profesional, Begini Pernyataan Tegas Saksi Fakta Marwan Iswandi di Sidang PK Saka Tatal dalam Kasus Vina Cirebon

Menurut Prof Harkristuti, jika kuasa hukum Saka Tatal ingin membuktikan ini adalah kasus kecelakaan terdapat kesulitan yang luar biasa.

“Jadi bagaimana cara mereka untuk membuktikan bahwa ini adalah kecelakaan gitu itu ada suatu kesulitan yang luar biasa itu”, Kata Guru Besar Hukum Pidana UI.

Ia menegaskan untuk membuktikan kasus Vina tersebut adalah sebuah kecelakaan tidaklah mudah.

Baca Juga: Alat Bukti SCI Penetapan Saka Tatal sebagai Terpidana di Perkara Vina Dianggap Kurang, Kuasa Iptu Rudiana Makin Garang

“Memang tidak mudah untuk mengatakan bahwa inilah kecelakaan karena memang tidak ada proses untuk pembuktian bahwa itu kecelakaan kan. Walaupun di awalnya dikatakan kecelakaan tapi tidak ada proses pembuktiannya sehingga bagaimana kita mengatakan bahwa kecelakaan”, ucapnya.

Menurut Prof Harkristuti, jika hanya melihat sebuah foto tersebut agak sulit untuk membuktikan penyebab kematiannya.

“Buat saya melihat foto itu agak susah untuk membuktikan bahwa ternyata kematiannya disebabkan kan karena X”, tutupnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Harkristuti Harkrisnowo
# Saka Tatal
# Vina
# pembunuhan
# kecelakaan
# Eky
# UI
# Guru besar
# PK

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.