CPNS 2024 Segera Dibuka, Ini 10 Formasi Langka dan Sepi Peminat

Ilustrasi CPNS
Ilustrasi CPNS

AYOJAKARTA.COM -- CPNS 2024 segera dibuka setelah beberapa kali jadwal pendaftaran diundur.

Beberapa instansi bahkan sudah mengumumkan jumlah kebutuhan PNS dan formasi untuk seleksi CPNS 2024.

Namun, tahukah kamu bahwa ada 10 formasi CPNS yang langka dan sepi peminat?

Formasi CPNS tersebut dibilang langka karena asing di telinga masyarakat Indonesia sehingga bisa dibilang sepi peminat.

Baca Juga: 25 Instansi lagi Resmi Dirilis BKN Untuk CPNS dan PPPK 2024 , Paling Banyak? Ini Rinciannya

Selain itu, formasi-formasi tersebut dibilang langka karena kebanyakan dibutuhkan instansi yang kurang diminati masyarakat.

Berdasarkan CPNS 2023, formasi-formasi tersebut muncul untuk menampung siapa saja yang tertarik mengisinya.

Tak menutup kemungkinan, 10 formasi langka tersebut akan kembali muncul pada CPNS 2024.

Lantas, apa saja 10 formasi CPNS yang langka dan sepi peminat?

Baca Juga: CATAT, 25 Instansi Resmi Dirilis BKN untuk CPNS dan PPPK 2024 , Mana yang Membuka Formasi Paling Banyak? Ini Rinciannya

Dikutip ayojakarta.com dari jadiasn.id pada Selasa 16 Juli 2024, berikut 10 formasi CPNS yang langka dan sepi peminat:

1. Arkeolog: Menyelami Jejak Sejarah

Formasi Arkeolog masuk dalam daftar kebutuhan CPNS 2023.

Sebagai seorang Arkeolog, kamu diharuskan menggali peninggalan sejarah dan budaya bahkan dari zaman prasejarah sekalipun.

Baca Juga: 1,2 Juta Lebih Formasi Dibuka, Inilah 7 Alasan CPNS Pemda Menjadi Pilihan Terbaik untuk Kamu, No 7 Pasti Suka

2. Arsiparis

Sesuai namanya, Arsiparis sangat dibutuhkan instansi dalam negeri sehingga setiap seleksi CPNS dibuka, formasi ini selalu dibutuhkan.

Disebut langka karena banyak yang tak mengerti tugas seorang Arsiparis.

Arsiparis bisa dibilang sebagai wadah memori instansi untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas instansi.

3. Statistisi: Mengurai Angka-Angka Kompleks

Banyak masyrakat yang mengabaikan formasi Statistisi pada seleksi CPNS setiap tahunnya.

Seorang Statistisi dituntut untuk menganalisa data berupa angka yang kompleks untuk menentukan strategi yang efektif dalam membuat sebuah program.

Baca Juga: 5 Hal Tidak Boleh Dilakukan saat Melamar CPNS dan PPPK yang Berhubungan dengan Jenis Kebutuhan dan Instansi

4. Paleontolog: Mencari Jejak Makhluk Prasejarah

Pasti banyak yang asing dengan profesi Paleontolog.

Paleontolog adalah pekerjaan yang mengharuskanmu mekakukan penelitian dan penggalian untuk menemukan fosil makhluk prasejarah atau purba.

Formasi ini sangat langka sehingga peminatnya pun terbilang sepi setiap seleksi CPNS dibuka.

5. Etnobotanis: Menelusuri Manfaat Tumbuhan Lokal

Etnobotanis adalah sebuah profesi di mana kamu akan mempelajari hubungan antara manusia dan tumbuhan dalam budaya lokal.

Formasi Etnobotanis sering kali dihiraukan pendaftar karena merasa asing terhadap pekerjaan satu ini.

Baca Juga: Dibuka Bulan Juli-Agustus! Ini Bocoran Formasi CPNS 2024 Untuk Kejaksaan Agung, Cek Kuota hingga Kualifikasi Pendidikan yang Dibutuhkan di Sini

6. Konservator: Melindungi Warisan Alam

Bagi yang senang terhadap alam, formasi Konservator sangat cocok dengan jiwamu yang cinta alam.

Kamu bertanggung jawab atas pelestarian lingkungan seperti mengelola cagar alam, taman nasional, kawasan konservasi dan menjaga ekosistem penting.

7. Ahli Pertanahan

Kamu mungkin tak sadar bahwa pada tes CPNS di tahun-tahun sebelumnya ada formasi yang bernama Ahli Pertanahan.

Sesuai namanya, kamu haru memahami karakteristik tanah dan lahan untuk mengatur perencaan tata guna lahan serta pengelolaan sumber daya alam.

Baca Juga: Bukan Jadi Guru! 10 Formasi CPNS untuk Jurusan Pendidikan, Tertarik Pilih yang Mana?

8. Konsultan Kebijakan Publik

Seseorang yang pandai memberikan solusi terhadap masalah yang kompleks adalah tugas seorang Konsultan Kebijakan Publik.

Formasi ini terbilang langka karena namanya yang kurang populer di kalangan masyarakat, sehingga kurang peminat di setiap seleksi CPNS.

9. Demografi: Memahami Perubahan Penduduk

Formasi Demografi menuntutmu memahami perubahan dalam populasi manusia.

Setiap tahunnya, formasi ini selalu dibutuhkan namun jumlah pendaftarnya justru terbilang sepi.

Baca Juga: 30 Persen Peserta CPNS Berpotensi Gagal Lolos Seleksi Administrasi Jika Lakukan 6 Hal Ini, Apa Saja?

10. Penyiar Radio

Penyiar Radio mungkin bukanlah pekerjaan asing.

Namun, pekerjaan ini terbilang langka karena yang membuka lowongan adalah instansi pemerintah.

Kapan lagi dapat merasakan menjadi seorang penyiar radio yang menghibur dan memberikan info kepada masyarakat namun mendapatkan gaji dan tunjangan pensiun di kemudian hari?

Itulah 10 formasi CPNS paling langka dan sepi peminat.

Apakah ada formasi yang membuatmu tertarik?***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# CPNS
# sepi peminat
# Langka
# Formasi
# PNS

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.