Iptu Rudiana Diminta Muncul Ungkap Kasus Vina, Penasihat Ahli Kapolri dan Kuasa Hukum Pegi Setiawan Ungkap Hal Ini

Menghilangnya Iptu Rudiana saat ini membuat asumsi bahwa ayah Eki tersebut telah ikut terlibat dalam kasus Vina Cirebon ini.
Menghilangnya Iptu Rudiana saat ini membuat asumsi bahwa ayah Eki tersebut telah ikut terlibat dalam kasus Vina Cirebon ini.

AYOJAKARTA.COM -- Iptu Rudiana alias Ayah Eki diminta untuk membantu mengungkapkan kasus pembunuhan yang menimpa Vina dan anaknya pada 2016 yang lalu.

Namun, keberadaan Iptu Rudiana saat ini sulit untuk ditemukan dan hal tersebut menimbulkan adanya tanda tanda dari banyak pihak.

Menghilangnya Iptu Rudiana saat ini membuat asumsi bahwa ayah Eki tersebut telah ikut terlibat dalam kasus Vina Cirebon ini.

Baca Juga: Alasan Iptu Rudiana Tak Pernah Muncul ke Publik dan Beri Keterangan Soal Kasus Vina Cirebon, Alvin Lim: Dia Bijak

Penasihat Ahli Kapolri, Irjen Purn Aryanto Sutadi, mengatakan bahwa desakan Iptu Rudiana untuk ikut terlibat menangani kasus ini adalah hal yang wajar.

Namun, Aryanto Sutadi menilai bahwa Iptu Rudiana akan menolak hal tersebut karena khawatir adanya respon negatif terhadap dirinya.

Penasihat Ahli Kapolri ini menduga Iptu Rudiana sulit ditemukan karena takut diadili, sedangkan ia merupakan orang tua yang telah kehilangan anaknya dalam kasus ini.

Menurutnya, penolakan Iptu Rudiana untuk muncul di publik adalah haknya yang tidak bisa dipaksa oleh siapapun.

Baca Juga: Terkait Kasus Vina Cirebon, Toni RM Justru Dukung Polda Jawa Barat untuk Kembali Periksa Pegi Setiawan

“Wewenang penyidik disini berhak untuk memeriksa sebagai saksi, tapi tidak punya wewenang untuk memaksa nya muncul di publik,” kata Aryanto Sutadi, dikutip Ayojakarta.com dari Youtube Kompas TV, pada Selasa, 16 Juli 2024.

Sedangkan, kuasa hukum Pegi Setiawan, Toni RM menganggap Iptu Rudiana wajib hadir karena sebagai orang yang telah melakukan pelaporan kasus ini pada Agustus 2016 silam.

Lebih lanjut, Toni RM meminta pihak Propam yang telah memeriksa Iptu Rudiana untuk mempublikasikan hasil pemeriksaan tersebut.

Kuasa hukum Pegi Setiawan juga mengungkapkan banyak alasan mengapa Iptu Rudiana harus segera dihadirkan ke publik untuk membantu ungkap kasus ini.

Baca Juga: Pegi Setiawan Bebas, 7 Narapidana Kasus Vina dan Eky Masih Belum Dikembalikan ke Lapas Cirebon, Ada Apa?

Hal pertama Toni RM menilai bahwa Iptu Rudiana tidak menyita ponsel milik Eki, dan percakapan di ponsel Vina hingga saat ini belum diungkap ke publik.

“Rudiana itu orang yang mengamankan pertama kali tapi dia tidak menyita handphone anaknya yaitu Eki, dan alasan yang kedua dari enam handphone yang diamankan termasuk milik Vina tidak dibuka percakapannya,” ujar Toni RM.

Selain itu, Iptu Rudiana dan anak buahnya telah mengamankan delapan pelaku kasus pembunuhan dan mengecek rekaman CCTV di tempat kejadian.

Baca Juga: Tak Main-Main, Pegi Setiawan Ajukan Ganti Rugi Ratusan Juta di Kasus Vina Cirebon

“Mereka mengecek CCTV di lokasi kejadian namun rekamannya belum dibuka, jadi banyak yang bisa digali dari Iptu Rudiana ini,” katanya.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# PEGI
# Vina
# Iptu Rudiana

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.