Jalan Siluman Lolos PPDB, dari Titip Nama Anak di KK Orang Lain sampai Cuci Rapor

Dugaan praktik kecurangan PPDB 2024 yang masih berlangsung.
Dugaan praktik kecurangan PPDB 2024 yang masih berlangsung.

AYOJAKARTA.COM - Setiap tahun, kisruhnya proses penerimaan PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) semakin mencuat. Banyak orang tua yang menggunakan cara-cara curang untuk mendapatkan tempat bagi anak-anak mereka.

Dikutip dari kanal Youtube Kompas TV, praktik tidak jujur ini berkisar dari menambahkan nama anak ke KK orang lain di dekat sekolah yang diinginkan, memalsukan alamat tempat tinggal untuk memenuhi persyaratan zonasi, hingga cuci rapor.

Masalah yang Terus-Menerus dan Taktik Curang

Laporan Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia pada Juni 2024 menunjukkan bahwa praktik kecurangan masih belum berubah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga: Debat Panas Kuasa Hukum Pegi Setiawan VS Saksi Ahli Polda Jabar di Praperadilan, Penetapan Tersangka dan DPO Fiktif Disorot Tajam: Tidak Sah?

Hal ini termasuk memanipulasi daftar keluarga untuk zonasi, memalsukan nilai untuk penerimaan berdasarkan prestasi alias cuci rapor, membeli kursi, menggunakan koneksi orang dalam, dan menawarkan suap. Permasalahan ini terus terjadi setiap tahunnya.

Tahun lalu, Wali Kota Bogor Bima Arya mencurigai adanya keterlibatan calo dalam proses PPDB.

Saat sidak di Jalan Selot, Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, Bima Arya menemukan alamat calon mahasiswa palsu. Akibatnya, siswa sah yang tinggal di dekat sekolah tidak dapat mendaftar karena namanya dikecualikan.

Baca Juga: Auto Lolos! H-7 Seleksi Mandiri Unnes Ditutup, Ini 13 Prodi S1 dengan Daya Tampung Terbesar, Kuota hingga 462 Maba

Kasus lain, sebuah sekolah menengah di Bogor, Jawa Barat, ditemukan memiliki data daftar keluarga palsu yang diserahkan oleh pelamar.

Jalur zonasi, yang memprioritaskan siswa yang tinggal paling dekat dengan sekolah negeri, sangat rentan terhadap eksploitasi. Beberapa orang tua menggunakan alamat palsu untuk memenuhi kriteria zonasi.

Investigasi dan Eksposur

Di Bengkulu terungkap bahwa beberapa orang tua menggunakan lahan kosong sebagai alamat terdaftar anak-anak mereka agar terlihat lebih dekat dengan sekolah yang mereka inginkan.

Baca Juga: Kabar Gembira untuk KPM PKH BPNT Kategori Berikut, Saldo Bansos Sudah Masuk di 3 Bank Ini

Alamat palsu ini diunggah saat pendaftaran PPDB 2023. KK fisik memiliki alamat yang berbeda dengan versi digital, dan ketersediaan layanan pemalsuan dokumen memperburuk masalah.

Ada juga sekolah yang menerima siswa lebih banyak dari kapasitasnya karena adanya rekomendasi dari berbagai orang berpengaruh.

Beberapa orang tua mendaftarkan anak-anak mereka di bawah daftar keluarga orang lain di dekat sekolah sasaran, sehingga memastikan persyaratan izin tinggal satu tahun sebelum PPDB.

Selain itu, beberapa orang tua bersedia membayar perantara untuk mendapatkan tempat bagi anak-anak mereka.

Tindakan Keras terhadap Praktik Penipuan

Baca Juga: Berapa Orang yang Diam-Diam Suka Padamu? Jawab 10 Soal Ini dan Cari Tahu Hubungan Percintaan di Sini

Pihak berwenang telah mengambil tindakan tegas untuk memerangi praktik penipuan ini.

Misalnya, SMA Negeri 5 Bandung membatalkan penerimaan beberapa siswa yang kedapatan menggunakan daftar keluarga palsu pada PPDB putaran pertama melalui jalur zonasi.

Pemprov Jabar juga menegaskan, setiap pelamar baru yang kedapatan menggunakan daftar keluarga palsu akan didiskualifikasi. Sekolah akan memverifikasi ulang alamat dengan mengunjungi rumah pelamar.

Baca Juga: Polda Sumbar Sebut Afif Maulana Tewas karena Terpeleset dari Jembatan, YLBHI: Kepolisian Keterangannya Berubah-ubah

Sayangnya sampai saat ini baru SMA Negeri 3 dan SMA Negeri 5 yang melakukan verifikasi ini. Bagaimana dengan SMA/SMK Negeri lainnya?

Dalam satu kasus, pemilik rumah tidak menyadari bahwa alamatnya digunakan oleh pemohon PPDB. Sistem PPDB online juga menghadirkan tantangan.

Keterbatasan kursi memaksa orang tua mengantri di pagi hari. Sebuah video amatir memperlihatkan ratusan orang tua dan siswa mengantri sejak pukul 05.00 WIB di SMA Negeri 1 Jawilan, Kabupaten Serang, untuk mengamankan tempat verifikasi data.

Proses PPDB di Indonesia masih penuh tantangan, termasuk maraknya penipuan dan kesulitan dalam sistem online.

Baca Juga: Buruan Gercep! PTN Ini Masih Buka Pendaftaran Jalur Mandiri 2024 Lho, Segera Daftar!

Untuk mengatasi masalah ini memerlukan penegakan peraturan yang ketat, transparansi, dan dukungan bagi orang tua yang belum terbiasa dengan metode pendaftaran digital.

Dengan mengatasi permasalahan ini, sistem pendidikan dapat menjamin proses penerimaan yang adil dan efisien bagi semua siswa.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# titip nama
# cuci rapor
# PPBD
# kecurangan

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.