Perkiraan Akhir Sidang Praperadilan Pegi Setiawan Menurut Analisis Ahli Psikologi Forensik Reza Indragiri

Seorang ahli psikologi forensik, Reza Indragiri, mencoba menganalisis kemungkinan hasil akhir dari sidang praperadilan Pegi Setiawan.
Seorang ahli psikologi forensik, Reza Indragiri, mencoba menganalisis kemungkinan hasil akhir dari sidang praperadilan Pegi Setiawan.

AYOJAKARTA.COM -- Sidang praperadilan Pegi Setiawan, tersangka dalam kasus kematian Vina Cirebon, kembali dilanjutkan di Pengadilan Negeri Bandung.

Seorang ahli psikologi forensik, Reza Indragiri, mencoba menganalisis kemungkinan hasil akhir dari sidang praperadilan Pegi Setiawan.

Reza Indragiri mengungkapkan perkiraan akhir sidang praperadilan Pegi Setiawan.

Baca Juga: Sidang Praperadilan Pegi Setiawan: Ahli Hukum Pidana Sebut Penyidik Melanggar KUHAP, Tentang Apa?

Sebelumnya, tim kuasa hukum Polda Jawa Barat telah menyampaikan jawaban gugatan yang dilayangkan oleh pihak Pegi Setiawan.

Tim kuasa hukum Polda Jawa Barat juga meminta Hakim untuk menolak seluruh dalil gugatan praperadilan tersebut.

Meskipun demikian, tim kuasa hukum Pegi Setiawan masih memiliki keyakinan bahwa klien mereka akan memenangkan persidangan.

Mereka percaya bahwa alat bukti dan saksi yang mereka miliki cukup kuat untuk melawan Polda Jawa Barat.

Baca Juga: Ahli Hukum Pidana Agus Surono Jelaskan Soal Akun Facebook dalam Sidang Praperadilan Pegi Setiawan

Dilansir Ayojakarta.com dari kanal YouTube Cumicumi pada Kamis, 4 Juli 2024, Reza Indragiri juga mengungkapkan analisis terkait tiga hal yang bisa membuat Polda Jawa Barat memenangkan praperadilan ini.

Pertama, keabsahan prosedur penetapan tersangka oleh penyidik.

Kedua, validitas bukti-bukti yang diajukan oleh Polda Jawa Barat.

Ketiga, kesesuaian saksi-saksi yang dihadirkan dengan fakta hukum yang ada.

Baca Juga: Biodata dan Profil Agus Surono, Ahli Hukum Pidana Polda Jabar di Sidang Praperadilan Pegi Setiawan Lengkap Beserta LinkedIn, IG hingga Umur

Namun, tim kuasa hukum Pegi Setiawan mengungkapkan dengan sangat percaya diri.

Mereka berpendapat bahwa Polda Jawa Barat hanya memiliki kemungkinan kecil untuk memenangkan sidang praperadilan ini.

Selain itu, menurutnya Polda Jawa Barat minim alat bukti yang kuat untuk mendukung penetapan tersangka Pegi Setiawan.

Keyakinan ini didasarkan pada analisis terhadap bukti dan saksi yang telah mereka ajukan di persidangan.

Baca Juga: Kasus Pembunuhan Vina Cirebon Mulai Terkuak, Tim Hukum Klaim Bukti Kuat: Pegi Setiawan Bukan Pegi Perong

Sidang praperadilan ini menjadi sorotan publik karena berpotensi mengungkap kebenaran di balik kasus kematian Vina Cirebon.

Dengan berbagai pandangan dan analisis yang diberikan, baik oleh tim kuasa hukum maupun ahli forensik, hasil akhir dari sidang ini sangat dinantikan.

Tim kuasa hukum Pegi Setiawan berharap bahwa proses praperadilan ini dapat memberikan keadilan bagi klien mereka.

Baca Juga: Praperadilan Pegi Setiawan: Inilah Pengakuan Mengejutkan dari Pemilik Rumah di Bandung Tempat Pegi Bekerja

Serta memastikan bahwa penetapan tersangka dilakukan berdasarkan bukti yang kuat dan valid.

Pengadilan Negeri Bandung diharapkan dapat memutuskan dengan bijaksana dan adil, memperhatikan semua bukti dan kesaksian yang telah diajukan.

Sidang berikutnya akan menjadi penentu apakah Polda Jawa Barat berhasil mempertahankan penetapan tersangka atau apakah Pegi Setiawan akan dibebaskan dari segala tuduhan.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Praperadilan
# Pegi Setiawan
# Polda Jawa Barat
# Reza Indragiri
# hasil akhir

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.