3 Fakta Baru Pegi Setiawan di Kasus Vina Cirebon, Pengacara Sebut Ada Kejanggalan Lain, Apa Itu?

Sugiyanti Iriani, Kuasa Hukum Pegi Setiawan
Sugiyanti Iriani, Kuasa Hukum Pegi Setiawan

AYOJAKARTA.COM -- Sidang praperadilan Pegi Setiawan, tersangka pembunuhan Vina Cirebon akhirnya digelar hari ini, Senin(01/07/2024).

Sempat tertunda, sidang praperdilan Pegi Setiawan akhirnya berjalan lancar dan aman dengan kehadiran kedua belah pihak.

Pegi Setiawan menuntut keadilan atas penetapan status tersangkanya dalam kasus pembunuhan Vina Cirebon.

Dalam tuntutannya, Pegi Setiawan menegaskan ketidakbersalahannya dan menuntut keadilan yang seadil-adilnya.

Baca Juga: Nasib Motor Pegi Setiawan yang Disita Polisi Tahun 2016 Jadi Sorotan, Tidak Pernah Dijadikan Alat Bukti?

Tim kuasa hukum Pegi Setiawan dalam persidangan tersebut menyampaikan berbagai dalil yang mendasari gugatan praperadilan kliennya.

Mereka meyakini bahwa penetapan Pegi Setiawan sebagai tersangka tidak sah dan tidak didasarkan pada bukti yang kuat.

Di sisi lain, pihak Polda Jawa Barat selaku termohon terkait gugatan praperadilan Pegi Setiawan ini akan menghadirkan bukti untuk memperkuat argumentasi mereka.

Pihak kepolisian bersikukuh bahwa penetapan Pegi Setiawan sebagai tersangka telah dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.

Terlepas dari itu, pihak tim kuasa hukum Pegi Setiawan juga mengungkap adanya kejangalan lain yang akan diungkap pada lanjutan sidang praperadilan besok, Selasa (02/07/2024).

Baca Juga: Rana alias Piying Saksi Kunci Kasus Vina yakin Pegi Setiawan Bukan Pelakunya, Kuasa Hukum Sebut Dia Orang Jujur

Kejanggalan yang Diungkap Keluarga dan Tim Kuasa Hukum Pegi Setiawan

1. Ciri-ciri fisik yang tak sesuai

DPO Pegi alias Perong digambarkan memiliki tato di tangan kanan sedangkan Pegi Setiawan tidak memilikinya.

Saka Tatal seorang mantan narapidana kasus Vina Cirebon mengungkap bahwa ciri-ciri Pegi alias Perong dengan Pegi Setiawan itu berbeda.

"Ciri-cirnya dari muka hingga telinganya berbeda," ungkap Saka Tatal dikutip ayojakarta.com dari YouTube Kompas TV, Senin (01/07/2024).

2. Ketidakcocokan Waktu

Pegi Setiawan memiliki alibi yang kuat saat kejadian pembunuhan Vina Cirebon berlangsung.

Dengan kata lain, alibi atau bukti bahwa Pegi Setiawan tidak berada di tempat kejadian ketika peristiwa pembunuhan Vina Cirebon terjadi.

Baca Juga: Pegi Setiawan Berpeluang Bebas? Terkini, Berkas Kasus Vina Cirebon DItolak oleh Kejaksaan, Kurang Bukti?

3. Kurangnya bukti

Keluarga mempertanyakan minimnya bukti yang menunjukkan keterlibatan Pegi Setiawan dalam kasus ini.

Kasus pembunuhan Vina Cirebon yang menyeret nama Pegi Setiawan ini masih terus didalami pihak kepolisian.

Salah satu kuasa hukum Pegi Setiawan, Sugiyanti Iriani meyakini bahwa penetapan tersangka terhadap kliennya tidak sah dan tidak didukung bukti-bukti yang memadai.

"Kami meminta kepada hakim untuk membatalkan penetapan tersangka terhadap Pegi Setiawan karena alat bukti yang diajukan oleh pihak Polda Jabar tidak cukup kuat," kata Sugiyanti Iriani.

Baca Juga: Advokat Herwanto Desak Polisi Periksa Pegi Setiawan Cianjur, Benarkah Dugaan Kuat Terlibat dalam Pembunuhan Vina Cirebon

Lebih lanjut, Sugiyanti menjelaskan bahwa kliennya tak memiliki keterlibatan dalam kasus pembunuhan yang disangkakan kepadanya.

Ia juga menyoroti beberapa kejanggalan dalam proses penetapan tersangka seperti tak adanya saksi yang melihat Pegi di lokasi kejadian dan tak ada bukti DNA yang menghubungkannya dengan korban.

Keluarga dan tim kuasa hukum Pegi Setiawan berharap agar penyelidikan dilakukan secara adil dan transparan dengan menghadirkan bukti-bukti yang kuat.

Sidang praperadilan Pegi Setiawan masih akan dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan saksi dan ahli.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Sugiyanti Iriani
# Pegi Setiawan
# Polda Jawa Barat
# Saka Tatal
# Vina
# Sidang Praperadilan
# pembunuhan
# Cirebon
# Fakta
# kejanggalan

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.