Terungkap! Alasan Pihak Polda Jabar Mangkir di Sidang Praperadilan Pegi Setiawan, Mantan Kabareskrim: Kasus Luar Biasa Seperti Ini...

Pegi Setiawan, tersangka kasus pembunuhan Vina Cirebon.
Pegi Setiawan, tersangka kasus pembunuhan Vina Cirebon.

AYOJAKARTA.COM – Sidang praperadilan Pegi Setiawan atas kasus pembunuhan Vina di Pengadilan Negeri Bandung terpaksa ditunda.

Penundaan ini disebabkan oleh ketidakhadiran tim dari Polda Jawa Barat dalam persidangan.

Hakim tunggal yang memimpin sidang tersebut memutuskan untuk menunda persidangan selama satu minggu hingga Senin, 1 Juli 2024.

Baca Juga: Skor Aman Lolos SKD IPDN 2024 Lengkap di 38 Provinsi: Mulai dari Aceh hingga Papua, Cek Nilai Ambang Batasnya

Kuasa hukum Pegi, Toni, menyatakan kekecewaannya terhadap ketidakhadiran tim Polda Jawa Barat yang menyebabkan penundaan ini.

Menurut Toni, ketidakhadiran tersebut tidak hanya mengecewakan pihak keluarga tetapi juga menghambat proses hukum yang sedang berlangsung.

Menanggapi situasi ini, mantan Kabareskrim Komjen Purnawirawan Ito Sumardi ikut buka suara.

Menurut Ito, kekecewaan dari pihak keluarga dan kuasa hukum adalah hal yang wajar. Namun, ia menegaskan bahwa ketidakhadiran tim Polda Jawa Barat dalam sidang bukanlah pelanggaran aturan hukum.

“Yang hadir di persidangan biasanya adalah perwakilan dari Bidkum (Bidang Hukum) yang mewakili penyidik, bukan penyidik langsung,” ujar Ito.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Bagaimana Cara Kamu Menjalani Hidup, Sepenuh Hati atau Sekedar Easy Going? Gambar Pertama yang Kamu Lihat Akan Mengungkap Jawabannya

Ia juga menambahkan bahwa keputusan untuk menunda sidang adalah wewenang hakim.

Ito menjelaskan bahwa proses hukum berjalan seiring dengan penyidikan yang sudah sampai pada tahap penyerahan berkas ke Kejaksaan.

Penyidik memerlukan waktu untuk menyusun bahan-bahan yang akan disampaikan dalam bahasa hukum yang tepat, mengingat Bidkum bukanlah bagian dari proses penyidikan secara langsung.

Lebih lanjut, Ito menegaskan bahwa praperadilan bukanlah solusi akhir dari sebuah kasus.

“Praperadilan hanya menentukan sah atau tidaknya penangkapan, penahanan, penyitaan, atau penggeledahan. Proses penyelesaian kasus secara utuh tetap melalui pengadilan,” tambahnya.

Menurut Ito, alasan penyidik tidak melepas Pegi Setiawan berkaitan dengan ketakutan bahwa tersangka bisa melarikan diri, menghilangkan barang bukti, atau mengulangi perbuatannya. Hal ini sesuai dengan Pasal 21 KUHAP yang memberikan hak subjektif kepada penyidik untuk melakukan penahanan.

Ia juga menyoroti pentingnya ketelitian dalam menangani kasus ini.

“Kasus luar biasa seperti ini membutuhkan kecermatan, bukan kecepatan. Segala argumen dari pemohon harus dijawab dengan tepat oleh termohon,” jelas Ito.

Proses praperadilan akan dilanjutkan pada 1 Juli 2024, dan diharapkan kehadiran tim Polda Jawa Barat dapat memberikan klarifikasi dan kelengkapan informasi yang dibutuhkan dalam persidangan.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Vina A Muliana
# Pegi Setiawan
# Polda Jawa Barat
# Sidang Praperadilan

News Update

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.