AYOJAKARTAC.COM - Pegi Setiawan yang menjadi DPO (Daftar Pencarian Orang) pada kasus pembunuhan Vina Cirebon delapan tahun silam, kini sudah diamankan oleh pihak kepolisian.
Namun, tertangkapnya Pegi Setiawan yang disebut sebagai otak pembunuhan remaja Vina dan Eki di Cirebon menimbulkan banyak teka-teki bagi publik.
Kejadian tahun 2016 lalu, menimbulkan banyak tanda tanya besar karena hingga saat ini kasus Vina Cirebon belum juga terungkap kebenarannya.
Kejanggalan teka-teki kasus Vina Cirebon, membuat banyak pihak berbicara di hadapan publik dan berpendapat apa yang sebenarnya terjadi.
Nasib Pegi Setiawan yang diduga menjadi dalang kasus pembunuhan Vina Cirebon kini diujung tanduk.
Meski banyak pihak yang mengakui dan merasa keberatan bahwa Pegi Setiawan yang tertangkap saat ini bukan pelaku sebenarnya, namun hukum harus tetap berjalan.
Baru-baru ini, bahkan beredar foto Pegi Setiawan bersama dua orang wanita tersebar luas di media sosial.
Foto tersebut kini telah disita oleh pihak kepolisian dalam penggeledahan di rumah Ibu Kartini.
Menurut pengacara, Sugianti Iriani foto tersebut diketahui adalah dua keponakan Pegi yang diambil tahun 2015 silam.
Bahkan Sugianti Iriani berpendapat, saat ini kepolisian sedang menggiring opini publik, dengan mengira Pegi Setiawan banyak ceweknya.
Baca Juga: Menguak Fakta Baru Kasus Vina: Iptu Rudiana Ayah Eki Dilaporkan Farhat Abbas ke Polres Cirebon
"Mau menggiring opini, kalau Pegi itu banyak ceweknya, kemudian Pegi sakit hati ditolak ceweknya, akhirnya terjadi pembunuhan terhadap Vina," kata Sugianti Iriani, dikutip ayojakarta.com dari YouTube Official iNews pada Sabtu (22/06/2024).
Sugianti mengakui jika pembunuhan karena dendam pasti antara Pegi Setiawan dan Vina saling kenal, tapi nyatanya tidak.
"Padahal Pegi sendiri sama Vina kan nggak kenal, nggak ada hubungan apa-apa, kalau itu mau diarahkan ke dendam atau pembunuhan berencana harusnya kenal," jelasnya.
Menurut pengacara, Pegi Setiawan telah dipaksakan menjadi otak pembunuhan pada kasus Vina Cirebon.
"Jadi seolah-olah pihak kepolisian memaksakan Pegi jadi pembunuhnya, ini perkara bukan main-main ancaman hukumannya mati," ujar Sugianti Iriani.
Ia lantas memberikan harapan kepada pihak yang berwajib untuk mengkaji ulang kasus Vina Cirebon ini agar tak menghukum orang yang tidak bersalah.
"Jadi tolong jangan sampai membunuh orang atau menghukum orang dengan hukuman mati yang tidak bersalah, tolong dikaji ulang," tutur Sugianti Iriani. ***

Share this article
Tertangkapnya Pegi Setiawan yang disebut sebagai otak pembunuhan remaja Vina dan Eki di Cirebon menimbulkan banyak teka-teki