Nasib Iptu Rudiana Ayah Eki, Usai Diduga Rekayasa Kasus Vina, Liga Akbar: Saya Ingin Kejujuran Saja

Liga Akbar dan ayah Eki Iptu Rudiana
Liga Akbar dan ayah Eki Iptu Rudiana

AYOJAKARTA.COM - Kasus pembunuhan Eki dan Vina yang terjadi delapan tahun lalu kini kembali mencuat setelah Liga Akbar, saksi kunci, mencabut pengakuannya.

Liga Akbar mengklaim bahwa ia dipaksa oleh Ayah Eki, Iptu Rudiana, untuk menandatangani BAP yang tidak sesuai dengan kenyataannya.

Jika terbukti benar, tindakan ini bisa berujung pada sanksi berat bagi Iptu Rudiana, termasuk kemungkinan pemecatan tidak dengan hormat.

Baca Juga: Potong Rambut Pendek Usai Putus dari Rizky Nazar, Syifa Hadju Disebut Buang Sial: Menyalurkan Emosi

Propam Polri kini sedang mendalami kasus ini untuk memastikan kebenaran dan integritas dalam penanganan kasus pembunuhan tersebut.

Saksi kunci dalam kasus pembunuhan Eki dan Vina, Liga Akbar, mendesak Ayah Eki, Iptu Rudiana, untuk jujur terkait penyelidikan kasus kematian anaknya yang terjadi delapan tahun lalu.

Liga Akbar menyatakan bahwa dirinya tidak berada di tempat kejadian perkara (TKP) namun dipaksa menandatangani berita acara pemeriksaan (BAP).

Liga Akbar mengungkapkan keinginannya untuk mencabut BAP tersebut sejak lama karena merasa ditekan untuk mengakui keterlibatannya dalam insiden kejar-kejaran dengan geng motor yang menganiaya Vina dan Eki.

"Saya tidak mengerti, kalau tahu dari dulu saya bisa mencabut itu saya mau mencabut itu karena saya memang tidak ada di situ. Saya ingin keterbukaan dan kejujuran saja, kasihan sama almarhum Eki dan Vina serta keluarganya," ungkap Liga Akbar.

Baca Juga: Kabar Terbaru untuk KPM! Ini Alasan yang Diungkap 2 Menteri Presiden Jokowi Soal BLT Mitigasi Risiko Pangan yang Belum Dicairkan

Dugaan adanya rekayasa dalam penanganan kasus ini semakin diperkuat dengan pernyataan Wakapolri periode 2013-2014, Komjen Purnawirawan Oegroseno, yang menyebut bahwa Ayah Eki bisa terancam dipecat jika terbukti merekayasa penyelidikan.

Oegroseno menjelaskan bahwa tindakan Iptu Rudiana yang diduga mempengaruhi keterangan saksi dan terpidana dapat berujung pada sanksi pemberhentian tidak dengan hormat.

Polda Jawa Barat melalui Kabid Humas, Kombes Jules Abraham Abast, mengonfirmasi bahwa Iptu Rudiana sedang dalam pemeriksaan internal terkait dugaan keterlibatannya dalam proses penyidikan kasus kematian anaknya.

"Ayah Eki tentu sebagai pelapor terkait dengan kejadian ini sudah diperiksa baik oleh penyidik dari Polda Jawa Barat untuk kepentingan pemeriksaan penyidikan yang sekarang sedang dilakukan," jelas Jules.

Kasus ini kini menjadi perhatian Propam Polri yang sedang menyelidiki dugaan kesalahan prosedur dalam penanganan kasus pembunuhan Vina dan Eki.

Liga Akbar yang kini mencabut pengakuannya, menyebut bahwa dirinya tidak mengetahui kejadian pembunuhan karena tidak bersama kedua korban saat peristiwa tersebut terjadi.

Dugaan rekayasa oleh Iptu Rudiana menambah kompleksitas kasus ini dan semakin menuntut adanya kejelasan dan keadilan bagi semua pihak yang terlibat.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Eki
# BAP
# Liga Akbar
# Liga Akbar
# Kasus Vina
# Iptu Rudiana

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.