Gawat! 92.432 NIK KTP Warga DKI Jakarta Akan Segera Dinonaktifkan, Simak Kategorinya Agar Terhindar dari Penertiban

Ilustrasi KTP
Ilustrasi KTP

AYOJAKARTA.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana akan menghapus 92.432 NIK KTP warga Jakarta.

Hal itu lantaran banyak sejumlah NIK KTP yang sudah tidak aktif dengan berbagai penyebab seperti meninggal dunia dan sudah berpindah domisili.

Penjabat (Pj) Gubernur DKI, Heru Budi Hartono mengatakan penonaktifan akan dilakukan secara bertahap.

Pada tahapan pertama akan dilakukan terhadap warga Jakarta yang telah meninggal dunia.

Baca Juga: Resmi Dipercepat! 4 Bansos Ini akan Cair Bulan Mei 2024, BLT MRP Termasuk?

Semula rencana penghapusan akan dilakukan pada pasca pengumuman Pilpres 2024 atau tepatnya bulan Maret, namun hingga kini belum dapat direalisasikan.

Anggota Komisi A DPRD Provinsi DKI Jakarta Dwi Rio Sambodo turut mengomentari rencana penghapusan NIK KTP.

Dirinya mengatakan bahwa masih banyaknya masyarakat yang belum mengetahui rencana tersebut, dengan demikian berarti Pemprov DKI kurang mensosialisasikan rencana tersebut.

Ia tidak menampik bahwa memang perlunya penonaktifan warga DKI yang sudah meninggal.

“Untuk wilayah yang telah beralih fungsi seharusnya Pemprov DKI tidak mengambil keputusan sepihak. Dinas Dukcapil harus benar-benar memastikan apakah warga tersebut sudah pindah ke luar Jakarta atau belum, jadi jangan gunakan asumsi ‘mungkin’ karena KTP menyangkut hak warga,” Kata Rio.

Penataan dan penertiban dokumen kependudukan sesuai domisili akan dilakukan secara bertahap dengan kriteria sebagai berikut:

1. Sudah meninggal namun belum dilaporkan dan masih aktif administrasi kependudukan

2. Sudah tidak ada RT/RW namun masih menggunakan alamat terkait

Baca Juga: Ungkap Kepribadian Seseorang yang Lahir pada Tanggal Genap 2, 4, 6, 8, dan 10, Kamu Termasuk Mana?

3. Terdata di data kependudukan namun tidak dikenal oleh masyarakat sekitar

4. Tidak diketahui keberadaanya oleh masyarakat sekitar

5. Tidak merubah perpindahan dokumen keluar DKI Jakarta

6. Pindah namun masih antar DKI Jakarta

Kategori penataan dan penertiban dokumen kependudukan sesuai domisili dengan kriteria sebagai berikut:

1. Keberatan dari pihak pemilik rumah/kontrakan/bangunan

2. Adanya pencekalan dan Instansi/Lembaga hukum terkait

Baca Juga: Pekerjaan yang Cocok Bagi Orang yang Lahir Tanggal 11, 13, 15, 17, dan 19, Kepribadiannya Mendukung Untuk Sukses

3. Penduduk yang sudah tidak berdomisili secara De Facto lebih dari 1 tahun

4. Wajib KTP-el tidak melakukan perekaman selama 5 tahun sejak usia wajib KTP-el.

Warga yang tidak dimasukan dalam penataan dan penertiban kependudukan sesuai domisili:

1. Bertugas/Dinas/Belajar diluar DKI/Luar Negeri

2. Memiliki aset di DKI Jakarta

Demikianlah kategori pemilik NIK KTP DKI yang akan segera dinonaktifkan dan tidak akan di nonaktifkan.

Baca Juga: Segera Dibuka! Ini Ketentuan Syarat Nilai Rapor dan Ijazah untuk Mendaftar di Sekolah Kedinasan PKN STAN, IPDN, dan Sekdin Kemenhub 2024

Dengan mengetahui kategorinya, kamu akan memahami apakah kamu menjadi bagian yang dinonaktifkan atau tidak.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# NIK
# Warga
# DKI Jakarta
# DKI Jakarta
# kategori
# KTP

News Update

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.