AYOJAKARTA.COM - Di akun Instagram @mohmafudmd, Cawapres paslon 03 Mahfud MD mengunggah potongan audio yang berisi pandangannya mengenai Islam dan gerakan politik.
Dalam postingnya tersebut, Mahfud MD mengatakan bahwa Islam tidak dapat dipisahkan dengan politik.
Islam mengajarkan untuk mengentaskan orang-orang miskin, kaum dhuafa, dan itu semua membutuhkan kepemimpinan politik.
Baca Juga: BCA Mobile Eror Malam Ini, Netizen Keluhkan Tak Bisa Transaksi
Mengentaskan kemiskinan, memberdayakan kaum dhuafa, menurut Mahfud MD itu adalah gerakan politik.
Untuk mencapai itu semua dibutuhkan kepemimpinan yang jujur, amanah, dan adil.
Lebih lanjut Mahfud MD mengatakan bahwa tidaklah sempurna keimanan seseorang dia tidak punya kepedulian untuk menegakkan hukum dan keadilan dengan benar.
Ini semua menjadi sinyal bahwa Islam sebenarnya mengajarkan politik, dan sama sekali tidak anti terhadap politik seperti yang digaungkan oleh sebagian pihak.
Baca Juga: BCA Mobile Hari Ini Eror, Simak Penyebab dan Cara Mengatasinya!
Seperti yang kita ketahui, ada sebagian orang yang menolak intervensi agama (Islam) dalam politik dengan membuat pernyataan bahwa agama itu suci, sementara politik itu kotor.
Tidak pantas sesuatu yang suci masuk ke dalam kancah yang kotor.
Kalimat-kalimat seperti ini sebenarnya bertujuan untuk memisahkan agama dengan politik.
Padahal, apa yang diajarkan Islam, seperti menegakkan hukum dan keadilan, menegur penguasa yang zalim, bahkan melawan penguasa yang bertindak sewenang-wenang, itu semua adalah aktivitas politik.
Baca Juga: Top 9 PTN dengan Jurusan Akuntansi Terbaik di Indonesia versi THE WUR, Kampusmu Termasuk?
Mahfud MD melanjutkan bahwa negara islami adalah negara dikelola dengan adil.
“Islam itu datang sebagai gerakan politik, bukan organisasi politik, tapi gerakan politik,” kata Mahfud MD.***

Share this article
Cawapres Nomor urut 3, Mahfud MD, singgung soal Islam dan gerakan Politik di Indonesia. Menurutnya, keduanya tidak dapat dipisahkan.