Petugas Terpaksa Gendong Juru Parkir Liar di Kawasan Pasar Tanah Abang, Segini Omzet yang Diperoleh Setiap Harinya!

Pasar Tanah Abang juga masih disebut-sebut oleh sebagian kalangan sebagai pusat premanisme dan juru parkir liar alias jukir liar.
Pasar Tanah Abang juga masih disebut-sebut oleh sebagian kalangan sebagai pusat premanisme dan juru parkir liar alias jukir liar.

AYOJAKARTA.COM -- Mendapat predikat sebagai pusat tekstil terbesar di Asia Tenggara, nama Pasar Tanah Abang sudah terbiasa di telinga warga Jakarta.

Selain dikenal karena merupakan salah satu titik kemacetan, Pasar Tanah Abang juga masih disebut-sebut oleh sebagian kalangan sebagai pusat premanisme dan juru parkir liar alias jukir liar.

Memiliki beberapa blok bangunan, Pasar Tanah Abang yang berlokasi di wilayah Jakarta Pusat kini tengah menjadi sorotan dari berbagai kalangan.

Baca Juga: Menjelang Ramadhan Pasar Tanah Abang Ramai Calon Pembeli yang Mulai Siapkan Busana Muslim

Bermula dari unggahan video salah seorang warganet asal Jakarta yang baru pertama kali berkunjung, nama Pasar Tanah Abang mendadak menjadi bahan perbincangan.

Dalam unggahan video tersebut, pemilik username akun Tiktok @justcalltata mengaku sangat terkejut dengan biaya parkir mobil di tepi jalan kawasan Pasar Tanah Abang.

Menganggap hanya sebesar Rp10,000 per kendaraan roda empat, pemilik akun terkejut karena dimintai uang sebesar Rp 60,000 oleh Juru Parkir.

Menurut penjelasan Juru Parkir, nominal tersebut merupakan harga normal yang harus dikeluarkan pengunjung jika memilih parkir di tepi jalan kawasan Pasar Tanah Abang.

Baca Juga: Update Rekapitulasi Pilgub Jakarta di Pilkada 2024: 4 TPS di KPPS Tanah Abang Salah Tulis

Selain dikenakan biaya senilai Rp 60,000 per unit roda empat, Juru Parkir juga menyebut pengunjung bisa bebas keluar kapanpun dari kawasan pasar.

Meski mengaku tidak keberatan dengan biaya tersebut, @justcalltata mengaku benar-benar tidak menduga dengan nilai yang harus dikeluarkan.

“Gak apa-apa kalo dibilang manusia ternorak sedunia, tapi maksudnya kalau diluar aja segitu berapa biaya parkir di dalam gedungnya?” ujarnya.

Menyikapi unggahan video tersebut, ribuan warganet memberikan berbagai komentar terkait pengalaman yang baru pertama kali dirasakan @justcalltata.

Baca Juga: Pramono Anung Kunjungi Tanah Abang Blok E, Yakin Suaranya di Pilgub Jakarta Signifikan karena Ini

Menurut sejumlah warganet, besaran harga parkir resmi di dalam kawasan Pasar Tanah Abang sesuai dengan peraturan Pemda.

Semakin lama berada di kawasan pasar, biaya parkir akan semakin besar dan berlaku hal sebaliknya atau relatif murah jika hanya sebentar.

Banyak warganet berpendapat, salah satu penyebab omzet pedagang di Pasar Tanah Abang menurun tajam bukan karena persaingan di marketplace melainkan biaya parkir.

Buntut dari unggahan video tersebut, Pemda Jakarta kemudian langsung menggelar operasi penertiban Juru Parkir Liar di kawasan Pasar Tanah Abang.

Baca Juga: 4 Daerah dengan Angka Kematian Tertinggi di Jakarta Pusat, Nomor 1 Bukan Tanah Abang, tapi Kecamatan Ini

Dari hasil penertiban yang dilakukan Tim Reskrim Polsek Metro Jakarta Pusat, petugas menciduk sejumlah Juru Parkir Liar di kawasan Pasar Tanah Abang.

Selain terpaksa menggendong Jukir Liar yang menolak dibawa, petugas juga menyita uang hasil parkir ilegal dari tangan para pelaku.

Dalam keterangannya, para Jukir Liar mengaku biasa mendapat omzet sekitar Rp 600,000 perhari perorang yang kemudian disetor kepada Koordinator bernama Daeng.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Omzet
# Jukir Liar
# juru parkir liar

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.