Tanggapi Dinamika Pemilu 2024, Pakar Hukum Tata Negara: Sejarah Pemilu Ini Duit Duit dan Duit

Pakar hukum tata negara, Margarito Kamis saat menanggapi dinamia yang terjadi di Pemilu 2024.
Pakar hukum tata negara, Margarito Kamis saat menanggapi dinamia yang terjadi di Pemilu 2024.

AYOJAKARTA.COM - Pakar hukum tata negara, Margarito Kamis, memberikan tanggapan terkait masalah-masalah yang dihadapi pada Pemilu 2024.

Margarito menyampaikan bahwa pemilu itu identik dengan uang, sehingga permasalahan yang terjadi saat ini yang berkaitan dengan dana, merupakan hal yang umum terjadi setiap pemilu berlangsung.

“Soal politik yang dari waktu ke waktu semakin kapitalistik, ini sudah jadi bawaan dasar pemilu, bawaan dasar pemilu pakai duit,” ucap Margarito, dikutip dari Youtube Indonesia Lawyers Club, Jumat (1/3/2024).

Baca Juga: Mudahnya Donasi Kapanpun dan Dimanapun Pakai BRImo

Kemudian Margarito, juga mengomentari terkait keterlibatan aparat dalam pemilu, dimana menurutnya itu merupakan fenomena yang terjadi setiap pemilu dan sudah berlangsung sejak lama di berbagai negara termasuk Indonesia.

“Di 2004, ketemu keterlibatan aparatur, 2009 ketemu, 2014 gila, 2019 celaka punya, 2024 mungkin bukan yang terburuk, yang terburuk 2019,” ucapnya.

Baca Juga: Soal IKN Akan Mulai Ditempati, Jokowi: Saya Tunggu Airportnya Jadi, Jalan Tolnya Jadi

Tahun 2019 dinilai lebih buruk, lantaran terjadi salah satu kasus dimana imam di Bogor sedang melaksanakan shalat namun dikatain gila.

Berbagai dinamika yang terjadi setiap dilangsungkan pemilu, membuat Margarito berpikir bahwa pemilihan Presiden melalui MPR jauh lebih baik.

“Coba kita timbang baik-baik, apakah ini jauh lebih baik (pemilu),  atau Presiden melalui MPR itu jauh lebih masuk akal,” ucapnya.

Menggunakan bansos sebagai alat politik, juga dinilai sebagai sesuatu yang umum terjadi ketika Pemilu.

Baca Juga: TES PSIKOLOGI: Bunga yang Kamu Pilih Menunjukkan Kepribadianmu dan Tantangan yang Harus Kamu Hadapi

Hal-hal yang dinilai bermasalah seperti keterlibatan aparat, penggunaan uang, bansos, dll, menurut Margarito tidak mungkin untuk dihindari.

“Saya kira, mari sebagai bangsa kita betul-betul mesti timbang kembali kelayakan sistem kita ini, sistem pemilu langsung ini,” jelasnya.

Permasalahan yang terjadi saat ini, terjadi juga pada pemilu di tahun-tahun sebelumnya, mulai dari 2004 hingga 2024.

“Sejarah pemilu ini duit duit duit dan duit, tidak ada lain,” ucapnya.

Margarito berpendapat, bahwa sejarah sudah menunjukan bahwa pemilu bergerak dengan uang dan ditentukan oleh berbagai elit.

 

***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# dinamika
# pemilu
# pakar hukum
# Masalah

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.