AYOJAKARTA.COM – Program makan siang gratis yang merupakan program kerja pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dibahas dalam kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Sayangnya, rapat paripurna yang membahas program makan siang gratis tersebut justru menimbulkan kritik.
Pasalnya hingga kini Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum mengumumkan siapa pemenang Pilpres 2024.
Akibatnya, etika berpolitik sejumlah elit negeri termasuk Presiden Jokowi mulai dipertanyakan.
Mantan Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri Djohermansyah Djohan menilai pembahasan program Prabowo-Gibran sudah mendahului keputusan KPU.
“Yang pertama mendahului, yang kedua tentu program yang sekarang ini masih programnya Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin walaupun untuk tahun 2025,” kata Djohermansyah Djohan dikutip ayojakarta.com dari YouTube Metro TV, Rabu (28/2/2024).
Djohan menjelaskan hingga saat ini KPU belum mengumumkan siapa presiden yang terpilih pada Pilpres 2024 kemarin.
Menurutnya, apa yang dilakukan Presiden Jokowi merupakan perilaku yang tidak pantas dilakukan seorang pemimpin.
“Jadi kalau dia nyusun untuk presiden terpilih, kita enggak tahu nih apalagi belum ditetapkan oleh KPU, maka itu menurut saya dalam etika politik dan pemerintahan disebut perilaku tidak patut, tidak pantas, tidak baik dan itu adalah perilaku buruk presiden, perilaku buruk elit,” jelasnya.
“Sebagai penyelenggara negara, dia wajib untuk mengexercise power dan authority berbasiskan kepada kepatutan kepantasan. Kalau dia tidak melakukan itu maka dia dianggap telah melakukan pelanggaran etika politik di negeri ini,” sambungnya.
Untuk diketahui, Presiden Jokowi telah menggelar sidang kabinet paripurna pada Senin (26/12/2024) lalu.
Sidang paripurna tersebut dihadiri sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara.
Dalam sidang paripurna tersebut, salah satu hal yang dibahas adalah mengenai program makan siang gratis yang merupakan janji dari pasangan Prabowo-Gibran.***
Share this article
Eks Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri, Djohermansyah Djohan buka suara soal dibahasnya program makan siang gratis di rapat Kabinet Jokowi.