AYOJAKARTA.COM – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, memberikan respon terkait kemungkinan dirinya bergabung dalam koalisi Prabowo-Gibran di pemerintahan.
Cak Imin mengatakan bahwa dirinya hingga saat ini akan terus bertahan pada posisi perubahan.
“Saya di jalur perubahan,” ucap Cak Imin, dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV, Sabtu, 24 Februari 2024.
Ketika ditanya apakah ada kemungkinan pindah posisi apabila ditawarkan jabatan tertentu seperti menteri, Cak Imin memberikan respon dengan santai.
“Siapa yang nawari,” ujar Cak Imin.
Kemudian Cak Imin juga disinggung terkait pernyataan Prabowo Subianto ketika awal pendaftaran Pilpres 2024, yang mengatakan bahwa ia merupakan sahabatnya.
“Belum ada, enggak ada (tawaran dari Prabowo), enggak ada,” ujar Cak Imin.
Cak Imin juga meminta agar tidak ada yang berspekulasi terkait langkah politik yang akan diambil kedepannya.
“Jangan berandai-andai,” jelas Cak Imin.
Diketahui saat ini partai PKB dan Partai Nasdem masih tergabung dalam koalisi pemerintahan Jokowi dan Ma’ruf Amin.
Kedua partai tersebut tidak memutuskan untuk keluar dari Kabinet Indonesia Maju, meskipun dirinya mencalonkan Anies-Muhaimin yang membawa narasi perubahan pada Pilpres 2024.
Sebelumnya, diketahui bahwa Presiden Jokowi melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, pada Minggu, 18 Februari 2024.
Disampaikan oleh Surya Paloh, bahwa dalam pertemuan tersebut hanya membicarakan hal-hal yang ringan.
"Hal yang ringan-ringan. Hanya bahas masalah makan malam saja dan membicarakan bagaimana keadaan, perkembangan, situasi yang ada di tengah-tengah keseharian masyarakat kita," ucap Surya Paloh.***

Share this article
Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, memberikan respon terkait kemungkinan dirinya bergabung dalam koalisi Prabowo-Gibran di pemerintahan.