Bukan Satu-Satunya Acuan Kemenangan, Inilah Perbedaan Antara Quick Count dengan Real Count di Pemilu 2024

Bukan Satu-Satunya Acuan Kemenangan, Inilah Perbedaan Antara Quick Count dengan Real Count di Pemilu 2024
Bukan Satu-Satunya Acuan Kemenangan, Inilah Perbedaan Antara Quick Count dengan Real Count di Pemilu 2024

AYOJAKARTA.COM -- Selain metode Real Count dan Exit Poll, metode lain yang banyak dijadikan acuan dalam pemilu adalah Quick Count.

Quick Count atau perhitungan cepat merupakan hasil perhitungan yang dilakukan oleh sejumlah lembaga survei dari beberapa sampel.

Berbeda dengan Real Count yang dihitung langsung oleh KPU dari seluruh TPS, Quick Count hanya menggunakan sejumlah TPS sebagai acuan.

Baca Juga: CATAT! 10 Link Quick Count Hasil Pilpres dan Pileg Pemilu 2024, Cek Update Perhitungan Kawal Pemilu, LSI, dan Poltracking di Sini

Ketiga istilah yang seringkali muncul hanya dalam masa pemilu, bagi sebagian kalangan masih menjadi hal baru.

Karena itu penting bagi masyarakat umum khususnya pemilih baru untuk lebih mengenal perbedaan dan proses penentuan hasil perhitungannya.

Meski proses perhitungan quick count menggunakan sampel dari sejumlah TPS yang dinilai cukup mewakili satu wilayah, namun kecenderungan kesalahannya relatif kecil.

Pernyataan terkait dengan metode perhitungan tersebut disampaikan oleh Djayadi Hanan yang merupakan Direktur Lingkaran Survei Indonesia.

Baca Juga: Usai Nyoblos di Jogja, Mahfud MD Akan Ikut Nobar Quick Count di Jakarta

“Quick count itu lembaga survei mengambil sampel, biasanya menggunakan sample sebanyak 2000 TPS dengan prinsip representatif,” ungkap Jayadi

Kendati demikian dalam proses penetapan hasil quick count juga diberlakukan sejumlah kaidah yang mengikuti ketentuan.

Karena sifatnya pencarian datanya yang tidak berbeda jauh dengan Real Count, proses perhitungan quick count juga sering disebut Parallel Vote Tabulation.

“Perhitungan suara secara paralel dengan real count yang dilakukan oleh KPU, cuma ini menggunakan sampel,” jelasnya.

Baca Juga: Usai Nyoblos, Capres Ganjar Pranowo akan Bertemu Megawati dan Menonton Quick Count Bareng Mahfud MD

Adanya prinsip perhitungan yang bersifat representatif tersebut, menjadikan selisih antara perhitungan real count dengan quick count tidak terlalu jauh.

Berdasarkan riwayat perhitungan suara yang terjadi dalam pemilu sejak 2004 hingga 2019, selisih dari kedua metode tersebut relatif kecil sehingga sangat akurat.

Sejalan dengan sejarah perhitungan suara di pemilu tahun 2004 hingga 2019, kedua metode perhitungan tersebut seringkali dijadikan acuan.

“Biasanya selisihnya itu hanya di kisaran satu persen atau kurang, itu sudah terbukti sejak tahun 2004 hingga 2019,” imbuhnya.

Baca Juga: Update! Link Quick Count Hasil Perolehan Suara Pemilu 2024, Lengkap Lembaga Bersertifikat Resmi KPU

Menganalisa jenis sampel serupa, antara satu penyelenggara quick count dengan lembaga quick count lainnya tetap berpeluang memiliki perbedaan.

Berdasarkan pada pengalaman, kesalahan metode perhitungan cepat juga sempat terjadi pada pemilu di tahun 2014.

“Banyak waktu itu lembaga quick count tidak melakukan perhitungan dengan benar, sehingga hasilnya terbalik,” ungkap Jayadi.

Kendati berpotensi memiliki perbedaan, namun hasil uji sampel tidak secara signifikan mempengaruhi keseluruhan hasil perhitungan.

Baca Juga: Hasil HItung Pilpres di TPS 05 Tigi Barat Papua Tengah, Anies Baswedan-Cak Imin Menang 100 Persen

“Karena menggunakan sampel, maka sampel-nya itu membuat hitungannya sedikit berbeda, ya beda-beda tipis,” terang Jayadi. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# real count
# pemilu
# quick count
# Perbedaan
# 2024

News Update

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.