Ubah Lirik Salawat Gus Dur dengan Sindiran ke Paslon Lain, Cak Imin Kena Slepet Netizen: Malu Banget Gw!

Cawapres Nomor Urut 1, Muhaimin Iskandar (Cak Imin)
Cawapres Nomor Urut 1, Muhaimin Iskandar (Cak Imin)

AYOJAKARTA.COM - Calon wakil presiden nomor urut satu, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin baru-baru ini mendapatkan kritikan dari para netizen saat menggelar kampanye akbar bersama Anies Baswedan di Jakarta Internasional Stadium (JIS) kemarin Sabtu (10/2/2024).

Pasalnya Cak Imin dalam orasinya telah mengubah lirik Salawat Gus Dur atau Syiir Tanpo Waton yang terkenal indah menjadi sindiran kepada paslon lain.

Salawat yang berisi sindiran kepada paslon lain tersebut disampaikan Cak Imin saat membuka orasi di kampanye akbar.

Baca Juga: Cak Imin Sebut Semua Paslon Setuju Arah Perubahan, Fahri Hamzah: Konsepnya Nggak Jelas

Di dalam Salawat tersebut, Cak Imin menyinggung soal dinasti dan juga politik oligarki.

Berikut lirik Salawat Gus Dur atau Syiir Tanpo Waton yang liriknya diubah Cak Imin yang dikutip Ayojakarta.com melalui video unggahan akun TikTok resmi Kompas TV, Minggu (11/2/2024).

"Rakyat sepakat untuk perubahan
Pemilu bukanlah pergantian
Dari bapak, anak, terlibatlah paman
Konstitusi hancur berantakan," ujar Cak Imin yang berdendang dengan nada salawat sambil mengucapkan kalimat tersebut.

Baca Juga: Presiden Jokowi Nyatakan Tidak Akan Berkampanye, Cak Imin: Bagus, Itu Ada Kesadaran Berarti

Tak hanya sampai disitu, usai menyinggung soal pergantian kekuasaan yang memang saat ini tengah panas didengungkan kepada paslon nomor urut dua, Cak Imin melanjutkan salawat dengan mengganti lirik salawat Gus Dur menjadi tentang oligarki dan dinasti.

"Suara anda jangan mau dibeli
Itu menguntungkan oligarki
Marilah kita tegakkan demokrasi
Indonesia bukan milik dinasti," lanjut Cak Imin dengan suara seraknya yang beberapa kali juga diikuti oleh para peserta kampanye akbar.

Usai menyelesaikan salawat, Anies Baswedan yang berdiri sejak awal dipanggung pun sempat bertanya kepada Cak Imin.

Baca Juga: Fahri Hamzah Sebut Konsep Perubahan Anies Baswedan dan Cak Imin Tak Jelas Karena Hal Ini

"Gak bahaya ta?" tanya Anies Baswedan.

Yang kemudian hanya dijawab senyuman oleh Cak Imin dan melanjutkan untuk memulai pidato politiknya.

Tentu saja hal ini membuat cukup banyak sorotan kepada Cak Imin yang dianggap telah berani mengubah salawat menjadi kalimat sindiran dan hasutan ujaran kebencian kepada paslon lain.

Banyak netizen yang mengaku kecewa dengan apa yang dilakukan Cak Imin saat kampanye kemarin karena terlalu menonjolkan politik identitas.

Bahkan tak sedikit netizen yang berujar mengubah pilihannya kepada paslon lain usai mendengar apa yang dinyanyikan Cak Imin.

Baca Juga: Mahfud MD Sebut Pimpinan Partai Seperti Bebek yang Bisa Dikendalikan, Cak Imin: Itu Berbasis Ideologi, Nilai, Gagasan dan Cita-cita

"Politik identitas," ujar salah satu netizen.

"Bersama Cak Imin merubah salawat," tulis netizen lain.

"Denger salawat Cak Imin tadi di JIS saya pindah dari 01 sekarang ke 02," timpal netizen lain.

"Masih boleh pindah ke 02 gak? Malu bgt gw tadi," tulis lainnya lagi.

Baca Juga: Usai Debat Pilpres Kelima, Cak Imin: Pak Prabowo, Pak Ganjar Dua-Duanya Sudah Bergeser Setuju Perubahan

"Blunderrrr lagiii blunderr lagiii," kata lainnya.

Dan hampir kolom komentar yang berisi lebih dari 5000 komentar tersebut berisi kekecewaan kepada Cak Imin.

Seperti yang diketahui bahwa pada Sabtu, 10 Februari 2024 kemarin, ketiga paslon capres cawapres telah melangsungkan kampanye akbar terakhir sebelum jelang pencoblosan Pemilu 2024.

Baca Juga: Disebut Cak Imin Setuju dengan Perubahan, TKN: Pak Prabowo dan Mas Gibran Tentu akan Fokus Melanjutkan dan Menyempurnakan

Paslon nomor urut satu Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar menggelar acara kampanye akbar di JIS.

Kemudian paslon nomor urut dua, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka menggelar kampanye akbarnya di GBK, Jakarta.

Sedangkan Paslon nomor urut tiga, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD menggelar acara kampanye akbar di dua kota sekaligus dalam satu hari yakni Solo dan Semarang.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Salawat
# dinasti politik
# Gus Dur
# Cak Imin
# Anies Baswedan

News Update

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.