Sebut Hakim Kasus Jessica Wongso Cacat Karirnya, Rismon Sianipar: Betapa Memalukan, Mendakwa dengan Bukti Rekayasa

Sebut Hakim Kasus Jessica Wongso Cacat Karirnya, Rismon Sianipar: Betapa Memalukan, Mendakwa dengan Bukti Rekayasa
Sebut Hakim Kasus Jessica Wongso Cacat Karirnya, Rismon Sianipar: Betapa Memalukan, Mendakwa dengan Bukti Rekayasa

AYOJAKARTA.COM -- Rismon Sianipar seakan tidak pernah getar dalam mengungkap fakta di balik kasus Jessica Wongso.

Ahli digital forensik yang pernah dihadirkan oleh pengacara Jessica Wongso dalam persidangan pada 2016 lalu selalu konsisten mengungkap ada rekayasa CCTV Kafe Olivier.

Dalam tayangan YouTube Balige Academy, ia mengatakan bahwa CCTV yang dijadikan bukti utama untuk memenjarakan Jessica Wongso telah direkayasa oleh Christopher Hariman Rianto dan Muhammad Nuh Al Azhar.

 Baca Juga: Rismon Sianipar Sebut Hakim Binsar Gultom Pakai Bukti Rekayasa Sedotan Dalam Gelas untuk Cecar Jessica Wongso

Menurutnya dalam rekaman CCTV, saat mendiang Mirna Salihin minum kopi pada pukul 17:18:31 WIB yang terekam dalam kamera 7 dipakai oleh Hakim Binsar Gultom untuk mencecar Jessica Wongso.

Padahal menurutnya CCTV yang dipakai oleh Hakim Binsar Gultom sebagai merupakan bukti yang telah direkayasa oleh Christopher Hariman Rianto dan Muhammad Nuh Al Azhar.

Dijelaskan bahwa rekayasa tersebut dilakukan dengan cara memotong file video pada kamera 7 menjadi dua bagian.

Yaitu bagian pertama mulai pukul 15:57 WIB sampai pukul 17:17 WIB, dan satu bagian lainnya mulai pukul 17:17 WIB sampai pukul 18:39 WIB tepat sebelum Mirna Salihin datang ke Kafe Olivier pukul 17:18 WIB.

 Baca Juga: Rismon Sianipar Desak Plt Menkopolhukam Tito Karnavian Tindak Lanjuti Kasus Kopi Sianida Jessica: Kenapa Anda Masih Diam

Rismon Sianipar menyebut bahwa Christopher Hariman Rianto dengan sengaja mengaburkan objek-objek pada frame dengan melakukan downscaling pada potongan video mulai pukul 17:17-18:39 WIB.

Yang mana dari resolusi frame yang seharusnya 1920x1080 pixel menjadi 960x576 piksel yang diduga dilakukan untuk mengaburkan pergerakan-pergerakan yang terjadi di meja 54 tempat duduk Jessica Wongso dan Mirna Salihin.

Menurutnya bukti rekayasa CCTV tersebut dipakai sebagai pertimbangan dari ketiga hakim yaitu Binsar Gultom, Partahi Tulus Hutapea, dan Kisworo untuk memutus perkara kasus Jessica Wongso di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Rismon Sianipar mengaku miris dan menyebut ketiga hakim dalam kasus Jessica Wongso cacat karirnya apabila tidak mengetahui bukti telah direkayasa.

 Baca Juga: Rismon Sianipar Yakin MN dan CH Dibantu Oknum Lain untuk Manipulasi Rekaman CCTV Jessica Wongso: Pasti Ada Tim

“Sebenarnya kalau mereka bertiga ini hakim ini tidak tahu itu direkayasa ya, kalau benar-benar mereka tidak tahu kasihan sekali ya,” ujarnya dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Blige Academy pada Minggu (4 Februari 2024).

“Ketiga hakim ini cacat karirnya dia memutuskan berdasarkan bukti yang sudah direkayasa ya, betapa memalukan gitu betapa memalukan karir mereka ini sudi mendakwa dari bukti rekayasa oleh Christopher Hariman Rianto dan Muhammad Nuh Al Azhar,” sambungnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Binsar Gultom
# cacat
# Jessica Wongso
# Hakim
# karir
# rismon sianipar

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.