AYOJAKARTA.COM - Minggu, 4 Februari 2024 pukul 19:00 WIB esok akan menjadi ajang debat capres yang paling dinanti oleh seluruh pemilih dan rakyat Indonesia.
Debat capres sesi terakhir menjelang pilpres, juga disebut-sebut sejumlah kalangan sebagai debat pamungkas atau penentu kemenangan.
Berlangsung di Jakarta Convention Center, debat capres pamungkas akan mengangkat tema seputar Kesejahteraan Sosial, Dikbud, Teknologi Informasi serta Kesehatan.
Baca Juga: KPM Full Senyum, Ada BLT Tambahan Rp600 Ribu Cair Februari 2024, 7 Poin Ini Harus Jadi Perhatian
Bagi para pendukung capres Anies Baswedan, Prabowo Subianto, serta Ganjar Pranowo, debat pamungkas diharap akan menjadi momentum pendulang elektabilitas.
Tidak berbeda dengan format debat sebelumnya, para capres akan menyampaikan gagasan sebelum memasuki sesi tanya jawab yang paling dinantikan.
Sebab strategi tanggapan dan ekspresi dari pertarungan visi-misi, diharapkan akan menjadi penguat bagi para pemilih yang masih ragu atau bimbang menentukan pilihan.
Sehubungan dengan penyelenggaraan debat capres sesi terakhir, Pengamat Komunikasi Politik Universitas Multimedia Nusantara memberi tanggapan.
Menurut Silvanus Alvin, debat capres memiliki kekuatan untuk mempengaruhi pilihan meski hal tersebut bergantung pada pemilih.
“Bagi yang sudah punya pilihan, debat hanya berfungsi sebagai peneguhan atas pilihan mereka,” ungkapnya.
Mengacu pada pernyataan tersebut, debat capres pamungkas bukan saja akan berpeluang menambah dukungan tetapi juga menebalkan pilihan pemilih.
Baca Juga: Ada yang Baru di Debat Pilpres Kelima! KPU Akan Tambahkan Hal Ini, Soal Apa?
Terkait dengan pelaksanaan debat capres sesi kelima, capres Anies Baswedan mengaku tidak melakukan persiapan secara khusus.
Mengingat kemampuan berdebat merupakan hasil pengalaman, Anies mengaku lebih memilih untuk memperbanyak beristirahat agar tampil lebih bugar.
“Tidak ada yang khusus, pertanyaan debat juga kita tidak tahu, nanti mengalir, ketika masuk ruang debat itu ada pengalaman, itu stock masing-masing kita,” jelas Anies.
Sementara itu capres nomor urut tiga, Ganjar Pranowo mengaku menyediakan waktu untuk membuka catatan agar bisa lebih mengedukasi.
Guna menghindari pernyataan yang tidak valid, Ganjar mengaku lebih memilih untuk menggali data-data terkait tema debat.
“Kita pasti baca-baca, menyiapkan data, agar nanti masyarakat teredukasi, lain-lainnya Insya Allah siap,” ungkap Ganjar.
Baca Juga: CATAT! Segini Skor Aman Lolos UTBK-SNBT 2024 di UNDIP (Universitas Diponegoro) Semua Jurusan!
Berbeda dengan dua capres lainnya yang mengaku siap dengan strategi yang dimiliki, capres Prabowo Subianto justru merasa was-was.
Rasa was-was yang dirasakan capres nomor urut dua, diakui karena kuatir jika kembali mendapat nilai 11 dari 100 sebagaimana disebut capres Anies Baswedan sebelumnya.
“Saya dalam keadaan was-was karena tanggal 4 saya akan debat lagi, debat terakhir aku dikasih nilai 11 dari 100,” seloroh Prabowo yang disambut tawa pendukungnya. ***

Share this article
Persiapan 3 capres Anies Baswedan, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo jelang debat pamungkas pilpres terakhir...